Penanggulangan Hama Tikus di Desa Sambiroto

Penanggulangan Hama Tikus di Desa Sambiroto

Beberapa anggota kelompok tani hari Minggu pagi 16 Desember 2018 berkumpul di area persawahan depan SPBU Bolo Desa Sambiroto Kecamatan Padas Kabupaten Ngawi. Nampak juga dari anggota koramil padas berada disitu, bukan untuk mengolah tanah sawah untuk persiapan musim tanam pertama di tahun 2019 akan tetapi pada hari itu mereka “dipaksa” untuk menjadi pemburu tikus. Berbekal peralatan tabung gas, cangkul, tongkat, dan alat sederhana lainnya mereka mulai menyusuri pematang.

Bulan desember ini masyarakat sambiroto yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani  dan buruh tani memasuki tanam pertama. Tidak seperti biasanya musim tanam pertama yang biasa disebut “rendengan” kali ini molor sampai dua bulan. Hal itu dikarenakan musim kemarau yang lebih panjang dibandingkan dengan tahun yang lalu. Kemungkinan hal itu juga yang menyebakan populasi tikus semakin meningkat dengan pesat khususnya di sebelah selatan jalan raya yang menjadi habitatnya. Kemarau panjang juga menimbulkan efek lebih luas yang dirasakan masyarakat, selain sumber air untuk kebutuhan rumah tangga yang mengering  juga berdampak pada waktu penggarapan lahan pertanian. Lahan persawahan di Desa Sambiroto yang bergantung pada air hujan dan aliran air dari Bendungan Pondok. Memang secara geografis desa sambiroto termasuk hamparan yang merupakan daerah aliran sungai (DAS). Pemerintah Desa Sambiroto menganggap perlu tindakan serius untuk penanggulangan hama tikus dengan mengalokasikan anggaran khusus, mengingat banyaknya tanaman padi masyarakat yang rusak baik yang sudah tanam maupun masih dalam persemaian. Sebagai contoh Siswanto  warga dusun sambiroto 1 yang harus mencari benih padi untuk ditanam lagi. Padi yang telah ditanam dan belum berumur satu minggu itu rusak parah akibat serangan tikus dan terpaksa harus ditanami ulang. Sekitar  250 ekor tikus dapat ditangkap waktu itu. Ini hanya sebagian upaya kecil masyarakat untuk mengurangi populasi tikus agar tidak merusak tanaman mereka. Mereka berharap dinas terkait mau membantu mencari solusi untuk menanggulangi masalah ini.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Pemerintah Kecamatan Padas Bersama BNI LIFE INSURANCE Tawarkan “Masa Depan” Perangkat Desa

Pemerintah Kecamatan Padas Bersama BNI LIFE INSURANCE Tawarkan “Masa Depan” Perangkat Desa

Perangkat desa merupakan sumber daya yang berperan langsung dalam menggerakkan pembangunan di desa. Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Ngawi Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Perangkat Desa, perangkat desa berkedudukan sebagai unsur pembantu kepala desa yang terdiri atas sekretariat desa, pelaksana kewilayahan dan pelaksana teknis dengan masa kerja sampai dengan umur 60 tahun.

Pemerintah menyadari begitu pentingnya peran perangkat desa dalam penatalaksanaan administrasi dan pembangunan. Namun begitu masih banyak dijumpai perangkat desa yang ketika memasuki masa purna bhakti terpaksa harus berada dalam kondisi perekonomian yang kurang layak. Terlepas alasan apapun kenapa mereka sampai berada dalam kondisi tersebut perlu disadari akan pentingnya merencanakan, mengatur dan mengelola penghasilan sampai memasuki masa pensiun sehingga mempunyai jaminan masa depan secara mandiri dan tidak menggantungkan diri kepada pemerintah.           

Wujud nyata perhatian dan kepedulian Pemerintah Kecamatan Padas terhadap nasib perangkat desa dengan menggandeng BNI LIFE INSURANCE yakni salah satu anak cabang perusahaan BNI 46 yang bergerak dibidang jasa asuransi dengan sasaran jaminan hari tua. Kamis, 12 Desember 2018 bertempat di pendopo Kecamatan Padas perusahaan yang berkantor di Malang ini memulai presentasi dengan memberikan doorprise bagi peserta sosialisasi yang bisa menjawab pertanyaan seputar BNI yang diberikan oleh perwakilan perusahaan. Sekitar 30 perangkat desa se-kecamatan Padas mengikuti sosialisasi dengan penuh antusias. Program yang ditawarkan cukup variatif dengan premi mulai jutaan hingga puluhan juta dengan jangka waktu yang bisa ditentukan dan dipilih oleh peserta, mulai dari 5 sampai dengan 25 tahun. Ibu Ratu Dewi selaku nara sumber dari perusahaan menyatakan bahwa program ini telah dilakukan secara intens bekerjasama dengan pemerintah kecamatan dibeberapa kabupaten seluruh Jawa Timur sejak 2016. Kediri, Pasuruan, Bojonegoro, adalah beberapa kabupaten yang telah melaksanakan program ini. Menurut rencana setelah bekerja sama dengan pemerintah kecamatan di Kabupaten Ngawi BNI LIFE INSURANCE akan melaksanakan sosialisasi di wilayah kerja Kabupaten Magetan.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0