Kecamatan Padas Gelar Pelatihan Aplikasi eDMC

Kecamatan Padas Gelar Pelatihan Aplikasi eDMC

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Relawan Gugus Tugas Desa mengikuti pelatihan aplikasi Desa Melawan Covid-19 (eDMC), Senin (29/09) yang diselenggarakan oleh Kecamatan Padas.

Relawan Gugus Tugas Desa Penanggulangan COVID-19 yang ditunjuk sebagai operator akan menggunakan aplikasi ini untuk mendukung pemerintah desa dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, pendampingan desa dan pemantauan sosial penyelenggaran program-program penanganan dampak Covid-19.

Berhubung Camat Padas menghadiri kegiatan bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di UPT Puskesmas Padas, pelatihan dibuka oleh Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Padas Sujarwo, ST.

Dibuka pukul 09.25 WIB, pelatihan aplikasi eDMC diikuti 12 perangkat desa se-kecamatan Padas yang masuk sebagai Relawan Gugus Tugas Desa Penanggulangan Covid-19.

Ischak Andri Hamsyah (Pendamping Desa Kecamatan Padas) yang bertindak sebagai narasumber menyampaikan bahwa penggunaan aplikasi eDMC tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Desa PDTT Nomor 13 Tahun 2020.

Berita terkait :

Kemendes PDTT Rilis Aplikasi Desa Melawan Covid-19

Kominfo Selenggarakan Webinar Tingkatkan Kapasitas Operator Website Desa

Di Balik Layar Webinar Pengelolaan Website Desa

Perwakilan DPMD Kabupaten Ngawi Serahkan Berita Acara Serah Terima Kode Desa (ID Desa) Aplikasi eDMC Kepada Operator Gugus Tugas

Operator Relawan Gugus Tugas Desa dibimbing mengunduh dan menginstal aplikasi eDMC dari Google Play Store. Setelah aplikasi terinstal operator melakukan registrasi menggunakan kode desa (ID Desa) masing-masing. Tugas operator gugus tugas selanjutnya menginput  tugas persiapan yang meliputi isian data dasar tingkat desa sampai tingkat dusun.

Ischak mengakui penggunaan aplikasi ini belum maksimal, terbukti meskipun berhasil melakukan registrasi masih terdapat satu desa yang tidak bisa melakukan login ulang untuk melengkapi data dasar tingkat desa. Untuk itu pihaknya masih akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ngawi dan Provinsi Jawa Timur.

Baca juga :

KPU Lanjutkan Tahapan Pemilihan Serentak

PPS Sambiroto Terima Berkas Pendaftaran PPDP

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Kemendes PDTT Rilis Aplikasi Desa Melawan Covid-19

Kemendes PDTT Rilis Aplikasi Desa Melawan Covid-19

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID-  Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) luncurkan sebuah aplikasi berbasis android “Aplikasi Desa Melawan Covid-19” (eDMC).

Mendasar Surat Edaran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 8 tahun 2020 tentang Desa Tanggap COVID-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai aplikasi ini dikembangkan untuk mendukung pelaksanaan protokol penanganan wabah COVID-19.

Relawan/Gugus Tugas Desa Penanggulangan COVID-19 akan menggunakan aplikasi ini untuk mendukung pemerintah desa dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19, pendampingan Desa dan pemantauan sosial dalam penyelenggaran program-program penanganan dampak COVID-19. 

Baca juga :

Kominfo Selenggarakan Webinar Tingkatkan Kapasitas Operator Website Desa

Di Balik Layar Webinar Pengelolaan Website Desa

Berikut Ulasan Aplikasi Desa Melawan Covid-19

Aplikasi Desa Melawan Covid-19 diinisiasi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang mendapatkan dukungan dari Bank Dunia (The World Bank).

Aplikasi Relawan/Gugus Tugas Desa akan digunakan di sebagian besar dari 74.954 desa di Indonesia. Digunakan untuk memfasilitasi pengumpulan data risiko sosial dan kesehatan dan melengkapi desa dengan informasi yang dibutuhkan untuk memerangi pandemi.

Fungsi pemantauan aplikasi akan memungkinkan pelacakan dana desa yang lebih baik terkait tanggap darurat COVID-19, termasuk PKT dan BLT. Daftar periksa desa menyediakan pedoman konkret tentang tindakan masyarakat, sejalan dengan pedoman pemerintah dan WHO. Dengan demikian dimungkinkan pelacakan sistematis tindakan desa.

Berdasarkan profil risiko masyarakat, tugas baru dapat dibuat untuk mendukung respons lokal yang lebih kuat. Aplikasi ini juga mencakup fitur media untuk menyebarluaskan informasi terkait COVID-19. Memberikan pembaruan tepat waktu tentang perubahan peraturan dan kebijakan dana desa serta pemberian layanan dalam lingkungan yang serba cepat.

Aplikasi eDMC memang dirilis secara terbatas hanya untuk aparat desa yang termasuk dalam Relawan/Gugus Tugas Covid-19. Meskipun telah dirilis sejak 11 April 2020 namun aplikasi ini baru diupdate pada 11 Juni 2020.

Bagaimanapun apabila dilihat target pengguna aplikasi yang mencapai sebagian besar 74.954 desa, maka target tersebut masih belum maksimal. Per-28 Juni 2020, aplikasi Desa Melawan Covid-19 baru terdownload sekitar 10.000. Besar kemungkinan hal itu disebabkan oleh kondisi geografis, kesiapan perangkat dan ketersediaan akses jaringan internet.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
PPS Sambiroto Terima Berkas Pendaftaran PPDP

PPS Sambiroto Terima Berkas Pendaftaran PPDP

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Sambiroto menerima berkas lima pendaftar Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020 bertempat di sekretariat PPS, Sabtu (27/06).

Para pendaftar diterima langsung oleh ketua PPS Desa Sambiroto Budi Hartanto. Dalam keterangannya Budi Hartanto menjelaskan sesuai timeline yang dirilis KPU Kabupaten Ngawi tentang pembentukan PPDP  telah terpenuhi  waktunya hingga batas akhir penyerahan berkas oleh calon PPDP.

“Setelah melalui verifikasi kelengkapan berkas maka nama-nama calon PPDP akan diumumkan hari Senin depan (29/06),” imbuh Sriwanto salah seorang anggota PPS.

Berita terkait :

KPU Lanjutkan Tahapan Pemilihan Serentak

KPU Kabupaten Ngawi Lantik 36 PPS Se-Kecamatan Padas

Ketua PPS Desa Sambiroto Budi Hartanto menerima calon Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di Sekretariat PPS

Sebagian besar calon PPDP yang mendaftarkan diri telah berpengalaman mengikuti pemilihan umum sebagai penyelenggara, baik PPDP maupun anggota KPPS. Tenaga mereka sangat dibutuhkan demi kevalidan data pemilih pada penyelenggaran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 yang akan dilaksanakan 9 Desember mendatang.

Situasi berbeda dihadapi KPU sebagai penyelenggara pemilihan serentak tahun ini. Seluruh pelaksanaan tahapan dihadapkan pada pandemi Covid-19. Semua regulasi yang ditetapkan oleh KPU harus mengedepankan protokel kesehatan pencegahan dan penanggulangan Covid-19, termasuk dalam pemetaan TPS. Hingga akhirnya KPU memutuskan pembatasan jumlah pemilih dalam satu TPS 500 orang.

Sesuai regulasi, wilayah kerja PPDP disesuaikan dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di desa/kelurahan setempat. Dari hasil pemetaan yang dilakukan PPS terdapat 5 TPS di desa Sambiroto yang akan digunakan oleh pemilih untuk menggunakan hak pilihnya sebagai warga Negara.

Baca juga :

Kominfo Selenggarakan Webinar Tingkatkan Kapasitas Operator Website Desa

Di Balik Layar Webinar Pengelolaan Website Desa

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
New Normal Bukan Berarti Hilangkan Kewaspadaan

New Normal Bukan Berarti Hilangkan Kewaspadaan

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- New normal menjadi istilah yang sering kita temui akhir-akhir ini. Media cetak, media elektronik bahkan di dunia maya istilah ini menjadi begitu populer.

Namun masih sering dijumpai pemahaman yang keliru tentang new normal. Dengan membandingkan kebiasaan hidup sebelum masa pandemi Covid-19 hingga saat ini masih ditemukan kasus penyebarannya ditunjukkan dengan naiknya grafik angka penyebaran dan masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19.

New normal bukan berarti kembali seperti apa adanya pada kebiasaan-kebiasaan hidup sebelum pandemi terjadi. New normal dapat diartikan sebagai tatanan atau kebiasaan hidup baru yang mesti disadari dan dipraktikkan semua lapisan masyarakat dengan melaksanakan pola hidup sehat, mengedepankan protokol kesehatan untuk memutus laju penyebaran Covid-19.

Ibarat duduk di bangku kelas satu sekolah dasar, kebiasaan hidup yang kita lakukan sehari-hari di masa pra-pandemi harus ditingkatkan grade atau capaiannya untuk naik ke kelas dua.

Baca juga :

Antara Kartini, Petani Dan Pandemi

Satgas Covid-19 Sambiroto Lakukan Penyemprotan Disinfektan Masal

Petani di Desa Sambiroto memakai masker saat musim tanam

Prasyarat yang harus dipenuhi untuk meningkatkan pola hidup bersih dan sehat demi memutus penyebaran Covid-19 itulah yang disebut sebagai tatanan hidup baru atau new normal.

Masyarakat harus membiasakan diri cuci tangan pakai sabun sesering mungkin, memakai masker saat beraktifitas di luar rumah, menjaga jarak dan menghidari kerumunan sebisa mungkin adalah bagian kebiasaan hidup di era new normal.

Kegiatan penyemprotan disinfektan masal penanggulangan Covid-19 Desa Sambiroto

Upaya preventif lainnya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan dan memutus laju penyebaran Covid-19 adalah penyemprotan disinfektan secara berkala hingga pandemi ini berakhir.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
KPU Lanjutkan Tahapan Pemilihan Serentak

KPU Lanjutkan Tahapan Pemilihan Serentak

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Pemilihan serentak akan dilaksanakan di 270 satuan kerja daerah terdiri dari 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota.

Per-15 Juni 2020 tahapan pemilihan serentak tahun 2020 dilanjutkan lagi setelah sempat dibekukan akibat bencana nonalam pandemi Covid-19. Merebaknya pandemi tersebut berdampak pada tahapan-tahapan yang telah tersusun sebelumnya. Pemungutan suara yang sedianya dilaksanakan tanggal 23 September 2020 akhirnya mundur dua bulan dan akan dilaksanakan 9 Desember 2020.

Melalui divisi humasnya, KPU Kabupaten Ngawi merilis siaran pers memulai tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Lanjutan dengan memperhatikan protokol Covid-19.

Berita terkait :

KPU Kabupaten Ngawi Lantik 36 PPS Se-Kecamatan Padas

Hari Ke-3 Rekrutmen PPS Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Ngawi 2020

Panitia Pemungutan Suara Desa Sambiroto laksanakan rapat kerja pemetaan TPS

Siaran pers memuat pengaktifan kembali anggota PPK dan PPS pada tanggal 15 Juni 2020 dilanjutkan dengan pemetaan TPS pada tahapan Pemutakhiran dan Penyusunan Daftar Pemilih serta mempersiapkan tahapan pembentukan dan masa kerja Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

Pelaksanaan kegiatan rapid test menjadi langkah awal KPU Kabupaten Ngawi dalam mempersiapkan personilnya menghadapi pelaksanaan tahapan pemilihan serentak lanjutan dalam kondisi bencana nonalam Corona Viruse Disease 2019 (Covid-19).

Dengan persiapan sedemikian rupa KPU Kabupaten Ngawi menyatakan kesiapannya melanjutkan tahapan pemilihan serentak 2020 dengan semangat dan integritas penyelenggara pemilu.

Baca juga :

Pemdes Sambiroto Kembali Cairkan BLT Desa Bulan Kedua

Kominfo Selenggarakan Webinar Tingkatkan Kapasitas Operator Website Desa

Di Balik Layar Webinar Pengelolaan Website Desa

Share and Enjoy !

0Shares
0 0