PPS Sambiroto  Tetapkan DPHP Melalui Rapat Pleno

PPS Sambiroto Tetapkan DPHP Melalui Rapat Pleno

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi akan diselenggarakan 9 Desember mendatang. Tahapan demi tahapan pemilu dilaksanakan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Sambiroto dengan penuh kehati-hatian dan kecermatan.

Pemutakhiran data pemilih menjadi tugas pokok yang harus diselesaikan dengan baik. Pencocokan dan penelitian data pemilih oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) telah dilalui 15 Juli – 13 Agustus 2020.

Hasil pemutakhiran data pemilih oleh PPDP ini yang menjadi bahan rapat pleno yang diselenggarakan oleh PPS untuk selanjutnya ditetapkan sebagai DPHP.

Berita terkait :

PPS Desa Sambiroto menggelar rapat pleno penetapan daftar pemilih hasil pemutakhiran (DPHP), Senin (31/08) bertempat di balai desa Sambiroto.

Hadir dalam rapat pleno tersebut anggota Panwascam Padas Ikhwan Nawawi, PPS Sambiroto, tim kesekretariatan, 5 orang PPDP dan pengawas kelurahan/desa. Rapat pleno DPHP akhirnya menetapkan daftar pemilih hasil pemutakhiran Desa sambiroto sejumlah 2.176 pemilih dari 1052 KK.

Rapat pleno terbuka dipimpin oleh Ketua PPS Sambiroto Budi Hartanto. Adapun rincian jumlah pemilih pada masing-masing TPS sebagai berikut:

  • TPS 1 sejumlah 456 pemilih dari 221 KK
  • TPS 2 sejumlah 456 pemilih dari 236 KK
  • TPS 3 sejumlah 440 pemilih dari 205 KK
  • TPS 4 sejumlah 371 pemilih dari 170 KK
  • TPS 5 sejumlah 453 pemilih dari 220 KK

Hasil pemutakhiran dipengaruhi oleh pemilih baru, pemilih tidak memenuhi syarat, baik karena pindah maupun pemilih yang telah meninggal dunia.

Anggota Panwascam Padas Ikhwan Nawawi dalam sambutannya berpesan kepada seluruh penyelenggara pemilu tingkat desa untuk selalu bersinergi menyelesaikan permasalahan-permasalahan tingkat desa sehingga tidak menggangu tahapan-tahapan pemilu berikutnya.

Dalam kesempatan yang lain Ketua PPS Sambiroto, Budi Hartanto menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang besar atas kinerja PPDP.

Baca juga :

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
371 KPM Di Kecamatan Padas Terima BLT Desa Bulan Keempat

371 KPM Di Kecamatan Padas Terima BLT Desa Bulan Keempat

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID– Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa kembali disalurkan kepada 371 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah kecamatan Padas, Jumat (28/08). Hal tersebut menindaklanjuti surat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi Nomor 140/8.1673/404.112.2/2020 tentang jadwal penyaluran BLT Desa bulan keempat TA 2020.

Sesuai regulasi penyaluran BLT Desa mulai bulan keempat berbeda dengan tiga bulan sebelumnya. Pada tiga bulan pertama masing-masing KPM menerima BLT Desa senilai Rp. 600.000,-, sedangkan mulai bulan keempat ini BLT Desa yang diterima oleh masing-masing KPM sebesar Rp. 300.000,-. Menurut rencana BLT Desa akan disalurkan hingga bulan keenam.

Masih dalam tingkat kewaspadaan penanggulangan covid-19, penyaluran dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan. Peralatan  CTPS disiapkan oleh panitia dan penerima bantuan diwajibkan memakai masker.

Berita terkait :

Bertempat di Pendopo Kecamatan Padas penyaluran BLT Desa dimulai pukul 07.00-10.00 WIB. Dengan koordinasi yang baik antara BPD Jatim, Kecamatan Padas dan Pemdes penyaluran BLT Desa bulan ketiga berjalan lancar. Dengan menyiapkan 2 set meja pelayanan,  jadwal penyaluran dilakukan secara bergelombang untuk menghindari kerumunan.

Jumlah total penerima BLT Desa di Kecamatan Padas mencapai 371 KPM. Berikut rekapitulasi penerima BLT Desa bulan keempat di Kecamatan Padas :

1.Banjaransari: 28 KPM7.Munggut: 22 KPM
2.Bendo: 20 KPM8.Pacing: 23 KPM
3.Tambakromo: 45 KPM9.Padas: 21 KPM
4.Tungkulrejo: 42 KPM10.Kedungprahu: 45 KPM
5.Bintoyo: 22 KPM11.Sambiroto: 48 KPM
6.Sukowiyono: 33 KPM12.Kwadungan Lor: 22 KPM

Pengalokasian BLT Desa dilaksanakan dengan memperhatikan keseimbangan anggaran pada skala prioritas 5 bidang dengan jumlah keluarga terdampak covid-19 di masing-masing desa. Adapun 5 bidang dimaksud adalah bidang pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan, pembinaan kemasyarakatan dan penanggulangan bencana.

Dimasa pandemi seperti saat ini alokasi mata anggaran kegiatan di semua tingkatan pemerintahan di refocusing pada penanggulangan Covid-19. Salah satu kegiatan refocusing di tingkat pemerintah desa  berupa penyaluran BLT Desa dan program Padat Karya Tunai (PKT).

Baca juga :

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Jelang Sensus Penduduk Bulan September, 36 Petugas Jalani Rapid Tes

Jelang Sensus Penduduk Bulan September, 36 Petugas Jalani Rapid Tes

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- 36 Petugas Sensus Penduduk 2020 jalani rapid tes di pendopo kecamatan Padas, Kamis (27/08). Mereka terdiri dari pengawas lapangan organik BPS (kortek) dan pencacah lapangan mitra di kecamatan Padas.

Kegiatan ini merupakan rangkaian persiapan Sensus penduduk tahun 2020 yang akan segera dimulai bulan September mendatang.

Demi mengedepankan protokol kesehatan penanggulangan Covid-19, BPS mewajibkan seluruh petugas pencacah di lapangan untuk mengikuti rapid tes. Pencacahan lapangan secara tatap muka perlu menerapkan protokol kesehatan untuk melindungi petugas dan responden dari resiko penularan covid-19.

Menurut keterangan yang dihimpun dari salah satu petugas pencacah lapangan yang mengikuti rapid tes pada hari itu, pencacahan dilakukan mengikut masa kerja 15 hari mulai tanggal 1-15 September 2020.

Sebelumnya sensus penduduk online telah dilaksanakan 15 Februari – 29 Mei 2020 dengan jumlah penduduk respon (responden) mencapai 161.304 di wilayah Kabupaten Ngawi.

Berita terkait :

Sensus penduduk penting untuk menghimpun satu data kependudukan Indonesia, menyediakan parameter demografi dan proyeksi penduduk sekaligus memetakan kesiapan penduduk Indonesia dalam menyongsong era revolusi industri 4.0. Output dilaksanakannya sensus ini juga sebagai evaluasi dan perencanaan berbagai bidang pembangunan.

Tunggu kedatangan petugas pencacah lapangan dan sampaikan data yang benar demi suksesnya sensus penduduk 2020 dan kelangsungan pembangunan di masa yang akan datang.

Baca juga :

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Hibah Air Minum Perdesaan Bagi Masyarakat Sambiroto

Hibah Air Minum Perdesaan Bagi Masyarakat Sambiroto

Sambiroto, Air memiliki peran yang sangat penting bagi manusia dan seluruh makhluk hidup dimuka bumi. Tidak ada air berarti tidak ada kehidupan di dunia ini.

Sebagai kebutuhan pokok sehari-hari, manusia membutuhkan air untuk minum, mandi, mencuci, memasak dan lain-lain.  Meskipun sejatinya air juga digunakan untuk kebutuhan industri dan sektor pariwisata. Namun kepastian hak dasar masyarakat untuk memperoleh air bersih dijamin oleh negara, salah satunya melalui Hibah Air Minum Perdesaan atau HAMP.

Program Hibah Air Minum Perdesaan (HAMP) merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan cakupan pelayanan air minum di kawasan perdesaan demi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Program ini diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Prosedur operasional baku program HAMP menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan pedoman dan petunjuk teknis Program Pamsimas III. Program HAMP juga sebagai penghargaan atau “reward” kepada KPSPAMS yang mempunyai kinerja baik dalam pengelolaan SPAM.

Berita terkait :

Sosialisasi Program Hibah Air Minum Perdesaan (HAMP), Selasa (11/08)

Memasuki awal musim kemarau tahun ini, Desa Sambiroto  menerima program Hibah Air Minum Perdesaan (HAMP) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Program HAMP ini berkolaborasi dengan Program Pamsimas III “Sambi Makmur” Desa Sambiroto diwujudkan dalam bentuk 83 sambungan rumah (SR).

Karena HAMP merupakan program pemerintah pusat yang melibatkan peran pemerintah kabupaten dalam mengalokasikan dana investasi dalam APBD, maka regulasi dilaksanakan sesuai ketentuan yang ada. Pencairan dilaksanakan dalam tiga termin. Termin pertama sebesar 20% dengan capaian progress 25%, termin kedua sebesar 30% dengan 50% dan termin ketiga 50% dengan capaian progress 100%.

Pengerjaan galian jaringan perpipaan Program HAMP

Program HAMP Desa Sambiroto dimulai dengan proses persiapan pembangunan dan melewati verifikasi baseline. Proses persiapan pembangunan diawali dengan kegiatan sosialisasi kepada MBR, Selasa (11/08). Dilanjutkan dengan pengadaan barang seperti water meter dan jaringan perpipaan. Sampai saat ini capaian progress program HAMP Desa Sambiroto diangka 43%.

Baca juga :

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Webinar Diplomat Succes Challenge  DSC XI

Webinar Diplomat Succes Challenge DSC XI

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Apakah anda seorang pekerja keras, suka dengan tantangan dan sedang merintis usaha? Atau punya ide cemerlang untuk memulai bisnis? Ada baiknya simak kiat-kiat para pengusaha “local heroes” Ngawi dan raih kesempatan mengikuti Diplomat Succes Challenge  untuk tahun ke-11 (DSC|XI tahun 2020). Tidak tanggung-tanggung, total reward mencapai dua milyar rupiah disiapkan bagi pemenang DSC XI.

DSC merupakan program kompetisi kewirausahaan yang diadakan oleh Wismilak Foundation. Kompetisi yang dikemas semi reality show ini memberikan peluang kepada kaum muda untuk menjadi seorang wirausaha sukses melalui pengembangan ide-ide kreatif mereka.

Sebagai ajang pemanasan, Wismilak bersama partner lokal Ngawi menggelar webinar DSC XI #4 dengan tema “Usaha Melejit Walau Kejepit.”

Seminar virtual yang dipandu oleh Istiana W M (dosen Fakultas Ekonomi Manajemen Universitas Soerjo) ini digelar Selasa, (25/08) mulai pukul 15.30 WIB. Menghadirkan narasumber Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar dan W Ahmad Hasan (Direktur PT Bumi Kurnia dan CEO TUKANGBANGUN.ID)

Narasumber

Mungkin tidak banyak yang tahu Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar adalah seorang pengusaha muda. Sebelum terjun ke dunia politik Ony Anwar telah menekuni bisnis sebagai pengusaha. Bahkan usahanya mulai dirintis di Yogyakarta saat masih dibangku kuliah tahun 2001. Ketertarikan dengan dunia otomotif menjadikannya menekuni bisnis yang tidak jauh berbeda.

Saat diminta oleh moderator terkait kiat-kiat dalam memulai dan menjalankan sebuah usaha Ony menuturkan “Keberhasilan itu tidak bisa diajarkan, tapi triknya, strateginya bisa/boleh ditiru.”paparnya.

Menurut Ony untuk memulai sebuah usaha jangan terjebak dengan pemikiran bahwa modal yang diperlukan harus besar. Menyadari betul ketertarikan personal tentang usaha yang akan ditekuni dan pergunakan apa yang dimiliki untuk memulai usaha. Jangan lupa untuk menikmati setiap prosesnya baik saat usaha sedang naik/jatuh.

Narasumber kedua, Ahmad Hasan membeberkan pengalamannya saat memutuskan untuk tidak melanjutkan usaha orang tuanya dan memilih menekuni bisnis dibidang properti. Menurutnya salah satu ciri-ciri bisnis unggul adalah mempunyai idealisme dan tidak gampang terpengaruh faktor eksternal untuk terjun pada bidang bisnis tertentu.

Kemampuan memanfaatkan peluang merupakan kunci sukses dalam menjalankan sebuah bisnis. Diperlukan pengusaan teknologi informasi seperti media sosial, juga platform-platform jual beli online di era digital. Pria yang mengembangkan bisnisnya di bidang fashion “Shaia Hijab” ini menuturkan dua kiat memilih produk untuk dilempar di pasaran adalah daily needs/kebutuhan harian dan harganya murah.

Bagi challangers yang berminat mengikuti Diplomat Succes Challenge  DSC XI tahun 2020 dan siap untuk mendapatkan bimbingan dari mentor-mentor tingkat nasional silahkan sampaikan ide bisnis anda dan isi proposal di tautan www.diplomatsukses.com. Raih modal usaha senilai milyaran rupiah. Ingat! Kesempatan terbatas sampai dengan 19 Oktober 2020.

Baca juga :

Share and Enjoy !

0Shares
0 0