Sosialisasikan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Ngawi, PPS Sambiroto Gelar Forum Warga

Sosialisasikan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Ngawi, PPS Sambiroto Gelar Forum Warga

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Panitia Pemungutan Suara Desa Sambiroto menggelar sosialisasi Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Ngawi 2020 bersama forum warga, Rabu (30/09/2020).

Bertempat di Gedung PKK Desa Sambiroto, kegiatan sosialisasi dihadiri seluruh anggota PPS dan kesekretariatan, kepala desa Sambiroto, tokoh masyarakat dan warga.

Pemilihan bupati dan wakil bupati Ngawi tahun 2020 serasa berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya. Pemilihan digelar ditengah pandemi Covid-19, hingga sempat mengakibatkan tertundanya beberapa tahapan. Tak terhindarkan lagi, semua pelaksanaan tahapan harus mengedepankan protokol kesehatan pencegahan dan penanggulangan pandemi tersebut.

Dengan ditetapkannya pasangan Ony Anwar Harsono dan Dwi Rianto Jatmiko sebagai pasangan calon tunggal peserta pilbup 2020 oleh KPU Kabupaten Ngawi tanggal 23 September 2020 membuat sejarah baru pesta demokrasi di Ngawi.

Penetapan tersebut mendasar Keputusan KPU Ngawi Nomor 282/PL.02.2-Kpt/3521/KPU-kab/IX/2020 tentang Penetapan Pemilihan Dengan Satu Pasangan Calon Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020.

Hal itu ditekankan PPS Sambiroto saat membuka sosialisasi bersama forum warga. Penetapan satu calon berdampak pada tata letak gambar paslon pada surat suara. Ony Antok menempati kolom kiri surat suara sedangkan kolom kanan kosong.

Berita terkait :

Jadwal, Bentuk Dan Ketentuan Kampanye

Perihal kampanye, masa kampanye dilaksanakan 26 September – 5 Desember 2020, masa tenang 6,7,8 Desember 2020 dan tanggal pemungutan suara dilaksanakan pada 9 Desember 2020.

Kampanye disarankan dilakukan secara daring, sedangkan dalam pertemuan terbatas, tatap muka maupun dialog harus memenuhi ketentuan sebagai berikut :

  1. Kegiatan didalam ruangan, maka maksimal peserta 50 orang
  2. Mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19
  3. Menyediakan sarana sanitasi dan kebersihan tangan yang memadai
  4. Wajib menggunakan masker

Kampanye dalam bentuk pertemuan terbatas, tatap muka maupun dialog dilarang:

  1. Melaksanakan kegiatan kebudayaan berupa pentas seni, panen raya, dan/konser musik
  2. Menggelar rapat umum
  3. Mengadakan kegiatan olah raga berupa gerak jalan santai, dan/ sepeda santai
  4. Mengadakan kegiatan sosial berupa bazar, dan/ donor darah
  5. Mengadakan perlombaan
  6. Peringatan hari ulang tahun parpol

Berkenaan penyelenggaraan pemungutan suara, rekrutmen Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan dilaksanakan 1 Oktober – 23 Desember 2020.

Baca juga :

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Dinas Perkim Kabupaten Ngawi Serahkan 30 Buku Tabungan Penerima BSPS

Dinas Perkim Kabupaten Ngawi Serahkan 30 Buku Tabungan Penerima BSPS

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Ngawi menyerahkan buku tabungan kepada 30 penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Sambiroto Kecamatan Padas.

BSPS merupakan bantuan stimulan dari pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan masyarakat dalam peningkatan kualitas rumah.

Program BSPS ini menyasar pada masyarakat berpenghasilan rendah dan masyarakat miskin yang kesulitan memperbaiki rumah tinggal yang dalam kondisi tidak layak huni atau boleh dikatakan rumah yang tidak memiliki standar layak.

Dwi Sasminto (Kabid Perumahan Dinas Perkim) serahkan buku tabungan kepada penerima BSPS Desa Sambiroto Tahun Anggaran 2020

Penyerahan buku tabungan dilakukan langsung oleh Kepala Bidang Perumahan Dinas Perkim Kabupaten Ngawi, Brece Dwi Sasminto di Balai Desa Sambiroto, Rabu (30/09/2020). Dalam penyalurannya kepada penerima, Dinas Perkim Kabupaten Ngawi bermitra dengan Bank BNI.

Sementara itu, Dwi Sasminto menjelaskan bahwa setiap rumah mendapatkan bantuan stimulus sebesar Rp. 17,5 juta dan selebihnya bisa dikembangkan swadaya oleh penerima. Setiap penerima mendapatkan Rp. 17,5 juta, dimana Rp. 15 juta digunakan untuk pembelian material dan 2,5 juta digunakan untuk ongkos tukang. Karena sifatnya stimulus, maka untuk pengembangan selanjutnya diserahkan secara swadaya kepada penerima.

Lebih lanjut Dwi Sasminto mengungkapkan bahwa program BSPS ini sebenarnya sudah berlangsung sejak 2015, namun waktu itu masih dikelola oleh  Dinas PU, Tata Ruang dan Bappeda. Semenjak diberlakukannya Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru tahun 2017 pengelolaanya beralih ke Dinas Perkim.

“Ya, jadi untuk tahun 2020 ini penerimaan bantuan BSPS dari Kementerian PUPR itu sebanyak, ditahap pertama ya sebanyak 260. Terus tahap kedua termasuk wilayah Sambiroto itu kuota terakhir itu sebanyak 140. Adapun di Sambiroto, merupakan program tahap kedua di Tahun 2020. Sambiroto sendiri mendapat kuota sebanyak 30 PB (penerima bantuan_*red).” Jelasnya.

Sambutan Kepala Desa Sambiroto Sri Mulyono dalam serah terima buku tabungan dan penyaluran BSPS

Dalam kesempatan sama, Kepala Desa Sambiroto Sri Mulyono memberikan apresiasinya kepada para penerima karena program BSPS sudah mulai berjalan.  Faktanya, penerima bantuan tidak hanya berpangku tangan mengandalkan bantuan dari pemerintah, namun ikut mengembangkannya secara swadaya. Keberhasilan program ini juga dapat diukur dari tingkat swadaya penerima.

Baca juga :

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Pemdes Sambiroto Tingkatkan Upaya Penanggulangan Covid-19

Pemdes Sambiroto Tingkatkan Upaya Penanggulangan Covid-19

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Sadar betul makna dibalik moto “Mencegah lebih baik daripada mengobati”, Pemerintah Desa Sambiroto tingkatkan gerakan pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

Meskipun berstatus zero Covid-19, tidak berarti membuat Pemdes Sambiroto lalai untuk melindungi masyarakatnya dari penularan Corona Virus Disease 2019. Berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus yang pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Tiongkok tersebut.

Usai menggelar musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrenbangdes), Pemdes Sambiroto membagikan masker dan disinfektan kepada Ketua RT/RW, Selasa (29/09/2020) untuk selanjutnya didstribusikan kepada masyarakat.

Semangat dan kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan di era new normal yang cenderung menurun akhir-akhir ini perlu digugah kembali. Pembagian masker dan disinfektan adalah upaya nyata berkesinambungan dalam perlawanan terhadap pandemi Covid-19.

Berita terkait :

Sambutan Kepala Desa Sambiroto pada pelaksanaan Musrenbangdes

Kepala Desa Sambiroto Sri Mulyono menginstruksikan kepada jajaran RT/RW untuk membagikan masker kepada warga. Pun beliau sampaikan untuk tetap melaksanakan penyemprotan disinfektan secara rutin ke rumah-rumah warga.

Keseriusan kepala desa yang akrab disapa “Mbah Yonik” dalam memerangi covid-19 tersebut juga sampai ke ranah medsos. “Sampek Whatsapp story kulo niku lo, bendino isine covid tok.” ujar beliau dihadapan peserta musrenbangdes.

Hingga 29 September 2020, Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi merilis 5 penambahan kasus baru yang terkonfirmasi positif. Total kasus konfirmasi 150, suspek 36 dan probable 2 orang. Saat ini Kabupaten Ngawi dalam status resiko sedang (orange).

Baca juga :

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Bukan Ayam Geprek, Ini Menu DURKP 2022

Bukan Ayam Geprek, Ini Menu DURKP 2022

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Ngawi sampaikan ketentuan pengusulan DURKP Tahun 2022. Ketentuan tersebut tertuang dalam surat resmi yang ditujukan kepada camat se-Kabupaten Ngawi Nomor 140/9.1829/404.112.2/2020, tertanggal 9 September 2020 tentang daftar kamus usulan desa untuk DURKP tahun 2022.

Daftar kamus usulan tersebut merupakan hasil sinkronisasi Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Dan Pengembangan (Bappelitbang) Kabupaten Ngawi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk di dalamnya adalah DPMD.

Selanjutnya pemerintah desa melakukan penjaringan berdasarkan daftar kamus usulan tersebut melalui musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrenbangdes). Dengan demikian akan terbentuk pengintegrasian perencanaan yang partisipatif dan bottom up antara pemdes dan rencana kerja perangkat daerah (Renja-PD).

Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah (DURKP) yang disepakati melalui musrenbangdes dibatasi maksimal 7 usulan yang terdistribusi ke dalam 3 bidang dengan rincian 2 usulan bidang perekonomian dan sumber daya alam, 3 usulan bidang infrastruktur dan kewilayahan dan 2 usulan bidang pemerintahan dan pembangunan manusia.

Mendasar PP Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, terdapat perbedaan struktur belanja pada DURKP tahun 2022 yang tidak lagi ditemukan pembatasan istilah belanja langsung (BL) maupun belanja tidak langsung (BTL).

Berita terkait :

Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Yang dikelola Kemendagri

Tak Lagi Gunakan Aplikasi Simrenbangda

DURKP yang telah disepakati desa dalam musrenbangdes akan disampaikan kepada Camat untuk diinput oleh operator kecamatan kedalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) Kemendagri.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana penginputan DURKP dilakukan oleh operator desa ke dalam Sistem Informasi dan Manajemen Perencanaan Pembangunan Daerah (Simrenbangda).

Dengan diterbitkannya Permendagri Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah, maka kedepan semua perencanaan e-planning akan diinput mulai dari tingkat kecamatan oleh operator kecamatan ke dalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) yang dikelola oleh Kemendagri.

Baca juga :

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Pemdes Sambiroto Gelar Musrenbangdes Penetapan RKP-Desa 2021 dan DURKP 2022

Pemdes Sambiroto Gelar Musrenbangdes Penetapan RKP-Desa 2021 dan DURKP 2022

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Pemerintah Desa Sambiroto menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dengan agenda penetapan Rencana Kerja Pemerinta Desa Tahun 2021 (RKP-Des 2021) dan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2022 (DURKP 2022), Selasa, 29 September 2020.

Bertempat di Balai Desa Sambiroto, pelaksanaan musrenbangdes dihadiri oleh kepala desa beserta jajarannya, BPD, Kader Pembangunan Manusia (KPM), lembaga desa, pendamping desa, Babinsa, Babinkamtibmas dan tamu undangan yang berasal dari tokoh masyarakat.

Turut hadir sebagai narasumber yaitu Camat Padas Dodi Aprilasetia didampingi Sudiro (Kasi PMD Kecamatan Padas), Widodo (UPT Puskemas Padas), Heny Suryandari (Koordinator Pendidikan Kecamatan Padas), Nompo Kurniawan (BPP Padas).

Berita terkait :

Terdapat dua agenda utama dalam musrenbangdes kali ini. Pertama, kegiatan ini merupakan rangkaian Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) perencanaan pembangunan di Desa Sambiroto dengan menetapkan RKP-Desa Tahun 2021 yang telah disusun oleh Tim Penyusun RKP-Desa. Agenda kedua menentukan DURKP untuk Tahun 2022.

Khusus untuk poin kedua, peserta musrenbangdes memilih usulan kegiatan diluar anggaran yang bersumber dari desa namun dapat diakses desa untuk diusulkan ke Organaisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Usulan kegiatan tahun 2022 dapat diambil dari menu usulan yang telah disepakati Badan Perencanaan Pembangunan Daerah bersama OPD.

Musyawarah yang dimulai pukul 09.00 WIB berlangsung dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Musrenbangdes Penetapan RKP-Desa Tahun 2021 dan DURKP Tahun 2022 digelar diseluruh desa di wilayah Kabupaten Ngawi mulai 14 – 30 September 2020.

Bava juga :

Share and Enjoy !

0Shares
0 0