SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Bagi anda yang suka travelling dan mengisi waktu liburan dengan berwisata, salah satu pilihan alternatif untuk dikunjungi bersama keluarga adalah Waduk Pondok.

Waduk Pondok merupakan destinasi wisata alam yang terletak di wilayah Ngawi bagian timur, sekitar 15 km dari pusat kota. Tepatnya di Desa Gandong Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi. Di hari libur, khususnya hari Minggu Waduk Pondok ramai dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun luar daerah.

Diresmikan oleh Harmoko (Menteri Penerangan era Presiden Soeharto) pada 31 Januari 1996 , Waduk Pondok menyuguhkan pemandangan alam yang sejuk dan asri. Anda dapat menjumpai pepohonan nan rindang di area perbukitan, meskipun sekarang populasinya berkurang akibat alih fungsi lahan.

Tidak harus pergi ke pantai untuk bisa menikmati sensasi wisata air. Waduk yang dibangun dengan membendung tiga aliran sungai tersebut juga menyuguhkan panorama air yang tidak kalah indahnya.

Pemandangan Waduk Pondok dari atas perahu

Sensasi Kuliner dan Pemandangan dari Atas Perahu

Banyak warga lokal yang menyewakan perahu untuk jasa penyeberangan, pemancingan dan juga para wisatawan. Dengan lima puluh ribu rupiah sekali jalan dan kapasitas penumpang 12 orang dewasa, anda bisa menikmati pemandangan mengelilingi Waduk Pondok dari atas air menggunakan perahu. Di bagian hulu anda dapat melihat para pemancing yang menyewa perahu berjajar di tepi waduk. Karena selain menyuguhkan pemandangan alam, Waduk Pondok juga terkenal sebagai spot pemancingan bagi para penghobi mancing lokal maupun luar daerah.

Wisatawan juga dapat merasakan sensasi kuliner di atas Warung Apung Pelangi yang menyuguhkan aneka menu masakan ikan air tawar, seperti gurame, patin dan nila. Jika ingin mengelilingi waduk dengan menggunakan perahu, tinggal sewa saja perahu yang tertambat di sebelah warung apung.

Meskipun tidak seekstrim di pantai, setidaknya adrenalin anda terpacu ketika begitu dekat dengan gemercik air dari atas perahu. Riak atau ombak kecil yang menyebabkan perahu bergoyang akan menimbulkan kesan yang sulit dilupakan. Ibarat pepatah “Sekali dayung, dua, tiga pulau terlampaui,” dapat menikmati pemandangan alam sekaligus memanjakan perut dengan kulinernya.

Baca juga :