SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Posyandu Walet III, Desa Sambiroto Kecamatan Padas Kabupaten Ngawi memberikan pelayanan kesehatan bagi balita melalui kegiatan Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu), Rabu (16/12). Adapaun kegiatannya dipusatkan di kediaman Kepala Dusun Sambiroto II, RT 003/002 Desa Sambiroto Kecamatan Padas Kabupaten Ngawi.

Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa Sambiroto, Masfiah menyebutkan sasaran Posyandu Walet III sejumlah 49 balita. Sedangkan yang hadir mengikuti layanan kesehatan sejumlah 44 balita. Dengan demikian tingkat kehadiran mencapai 89.8 persen.

“Sasaran balita di Posyandu kami ada 49 anak, yang hadir sebanyak 44 anak”, ungkap Masfiah.

Layanan kesehatan dilakukan dengan pemeriksaan berat/tinggi badan secara periodik, tanggal 16 setiap bulannya. Kemudian, untuk meningkatkan gizi bayi dan si ibu, Kader Posyandu menyediakan makanan tambahan berupa bubur kacang hijau dan buah. Pemberian makanan tambahan (PMT) dan pelayanan kesehatan dasar merupakan sebuah program yang bertujuan memelihara kesehatan bayi dan balita, memastikan tumbuh kembang anak sesuai dengan umurnya, dan mencegah stunting.

Stunting merupakan isu di bidang kesehatan yang saat ini mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah. Stunting atau gagal tumbuh adalah sebuah kondisi yang mana tinggi badan anak tidak sesuai dengan anak seusianya. Penyebabnya karena kekurangan gizi dan lingkungan yang tidak sehat. Dampaknya adalah adanya gangguan perkembangan otak, sistem kekebalan tubuhnya melemah, dan IQ yang rendah.

Agar anak terbebas dari stunting, Bidan Desa Sambiroto, Siti Munawaroh menghimbau orang tua yang memiliki bayi dan balita agar aktif datang ke Posyandu.

“Bagi orang tua, jangan segan-segan untuk datang ke Posyandu, karena Posyandu akan memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi putra-putri panjenengan (anda). Mari menjadi orang tua yang aktif dan peduli dengan tumbuh kembang buah hati melalui Posyandu,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, ibu dan anak juga mendapatkan arahan dan bimbingan bagaimana menjaga kesehatan, terutama di masa pandemi dengan memberikan pengetahuan dan pendidikan tentang protokol kesehatan pencegahan Covid-19.