SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Padas dan Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi, Selasa petang (01/12).

Seperti diberitakan situs ini sebelumnya, banjir melanda beberapa desa di dua kecamatan tersebut. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan sungai dan saluran pembuangan tak kuasa menampung debit air. Apalagi saluran irigasi dari Waduk Pondok dibuka sejak 28 November lalu untuk mengolah lahan pertanian di musim tanam pertama. Sehingga air meluap dan merendam ruas jalan dan rumah warga.

Berita terkait :

Suparman bersama petugas Unit Pengelola Bendungan Waduk Pondok lainnya sedang menutup pintu irigasi di bawah menara kontrol

Melihat situasi dan kondisi darurat banjir desa-desa dibawahnya akhirnya petugas pengelola bendungan Waduk Pondok mengambil fast respon (tindakan cepat) dengan menutup pintu irigasi. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari gabungan HIPPA, irigasi akhirnya ditutup oleh Suparman bersama rekannya dari Unit Pengelola Bendungan Waduk Pondok sekitar pukul 21.30 WIB.

Dengan ditutupnya Waduk Pondok debit air yang ada di sungai akan berkurang dan banjir diharapkan segera surut.

Sebelumya telah terjalin kesepakatan antara petani melalui gabungan HIPPA dengan pengelola bendungan Waduk Pondok untuk membuka saluran irigasi selama 10 hari terhitung sejak tanggal 28 November. Sesuai kesepakatan irigasi tersebut akan digunakan untuk mengolah lahan pertanian pada musim tanam pertama.

Baca juga :