Kepala BMKG: Iklim Hujan Ekstrem Akan Terjadi Sampai April

Kepala BMKG: Iklim Hujan Ekstrem Akan Terjadi Sampai April

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut cuaca ekstrem hujan basah panjang (La Nina) di Indonesia diprediksi akan terjadi sampai April 2021. Hal itu menjadi penyebab terjadinya sejumlah peristiwa bencana alam.

“El Nino mengakibatkan kejadian kemarau panjang dan La Nina yang mengakibatkan hujan basah yang panjang. La Nina yang dimulai Oktober belum selesai, diprediksi akan sampai April 2021,” kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers secara virtual, Minggu (31/1/2021).

Dia menyebut, periode iklim La Nina dan El Nino di Indonesia mengalami peningkatan waktu yang semakin pendek. Jika tahun 1950-1980 iklim La Nina dan El Nino tercatat terjadi setiap 5-7, pada 1991 sampai saat ini periode jarak pengulangannya hanya berkisar 2-3 tahun.

“Periode 1991 sampai saat ini periode ulangnya semakin pendek. Sebelumnya 5-7 saat ini 2-3 tahun. Semakin sering terjadi fenomena ekstrem seperti El Nino kekeringan panjang dan La Nina musim hujan basah yang panjang,” lanjutnya.

Dia mengatakan, dengan data perubahan cuaca yang sangat cepat tersebut menjadi bukti bahwa terjadi perubahan iklim global yang nyata. “Ini adalah fakta dan data menunjukkan perubahan iklim global nyata,” pungkasnya.

Sumber: https://nasional.okezone.com/read/2021/01/31/337/2354015/kepala-bmkg-iklim-hujan-ekstrem-akan-terjadi-sreadai-april

Baca juga:

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Ucapan dan Harapan Presiden Jokowi pada Harlah ke-95 Nahdlatul Ulama

Ucapan dan Harapan Presiden Jokowi pada Harlah ke-95 Nahdlatul Ulama

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan selamat kepada Nahdlatul Ulama (NU) di peringatan hari lahir (harlah) ke-95 salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Melalui tayangan video yang diunggah akun YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu, 30 Januari 2021, Kepala Negara mengharapkan peranan NU untuk terus bergerak dan berkontribusi bagi kehidupan bangsa.

Saya mengucapkan selamat hari ulang tahun yang ke-95 untuk Nahdlatul Ulama. Semoga Allah SWT. senantiasa merahmati dan memberkahi Nahdlatul Ulama serta warga Nahdliyin di seluruh dunia. Mari kita dukung terus Nahdlatul Ulama agar bergerak dan terus berkontribusi untuk memperkuat kehidupan bangsa Indonesia dan memajukan peradaban dunia dengan spirit Islam Nusantara yang rahmatan lil’alamin,” ujarnya.

Kontribusi NU kepada bangsa Indonesia terlihat nyata dalam pencapaian kemerdekaan Republik Indonesia. Tak hanya itu, kontribusi tersebut juga berlanjut di masa pembangunan negara dalam mengisi kemerdekaan.

Atas hal tersebut, Presiden Joko Widodo juga menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada NU yang selalu konsisten membela Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.

Di tengah perubahan dan tantangan zaman yang semakin kompleks, NU juga selalu berada di garda terdepan dalam membela kepentingan bangsa dan negara. Kita semua melihat bukti Nahdlatul Ulama berperan besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, menggerakkan semangat nasionalisme dan semangat toleransi, serta dalam melawan segala bentuk radikalisme dan terorisme,” imbuhnya.

Kepala Negara berharap agar peran strategis para kiai dan santri NU yang bersama-sama seluruh pemangku kepentingan bangsa ikut membangun masa depan Indonesia dapat terus berlanjut dan terjalin erat. Apalagi bangsa Indonesia kini berhadapan dengan tantangan era revolusi industri jilid keempat dan kompetisi global yang harus dilalui bersama-sama demi keberlangsungan bangsa dan kemajuan umat.

Para Nahdliyin muda pun turut berkiprah dalam memajukan pemberdayaan ekonomi umat yang berbasiskan pada pesantren. Tak hanya bersemangat dalam memperoleh ilmu agama, para santri muda NU tersebut juga bersemangat menjadi wirausaha untuk memajukan umat dan sesama.

Setiap saya mengunjungi pesantren-pesantren, saya melihat optimisme karena saya melihat para santri tidak hanya paham ilmu agama, tapi juga wirausaha. Bahkan saat ini para santri sudah melek digital dan tidak sedikit yang menjadi pelopor teknologi informasi yang bisa membawa manfaat nyata bagi negara ini,” tandasnya.

Bogor, 30 Januari 2021

Sumber : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Baca juga:

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Masker Standar Menurut Kemenkes

Masker Standar Menurut Kemenkes

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan Covid-19 harus memenuhi spesifikasi khusus. Hal itu sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan dalam buku Standar Alat Pelindung Diri Dalam Managemen Penanganan Covid-19.

Lantas, seperti apa spesifikasi standar APD untuk penanganan Covid-19? Berikut penjelasannya, dimulai dari masker.

Masker Bedah (Surgical Mask)

Masker bedah berfungsi melindungi pengguna dari parti`kel yang dibawa melalui udara (airborne particle), droplet, cairan, virus atau bakteri. Untuk material, masker bedah terbuat dari non woven spunbond meltblown spunbond (sms) dan spunbond meltblown meltblown spunbond (smms).

Dalam penggunaannya, masker bedah hanya sekali pakai (Single Use) dan selepas penggunaan tidak bisa dipakai lagi untuk APD. Masker bedah tidak direkomendasikan untuk penanganan langsung pasien terkonfirmasi Covid-19.

Secara kemampuan, masker bedah harus dapat menahan penetrasi cairan, darah dan droplet. Secara fisik, bagian dalam dan luar masker harus terindentifikasi dengan mudah dan jelas melalui warna yang berbeda. Penempatan masker pada wajah longgar (loose fit). Masker dirancang agar tidak rusak dengan mulut (misalnya berbentuk mangkok atau duckbill).

Masker bedah juga harus memiliki Efisiensi Penyaringan Bakteri (bacterial filtration efficiency) 98%. Dengan masker ini pengguna dapat bernafas dengan baik saat memakainya (Differential Pressure/∆P < 5.0 mmH2O/ cm2).

Jenis Masker bedah juga harus lulus uji Bacteria Filtration Efficiency in vitro (BFE), Particle Filtration Efficiency, Breathing Resistance, Splash Resistance, Dan Flammability.

Respirator N95

Respirator N95 atau biasa disebut Masker N95 difungsikan melindungi pengguna atau tenaga kesehatan dengan menyaring atau menahan cairan, darah, aerosol (partikel padat di udara), bakteri atau virus.

APD Respirator N95 terbuat dari 4-5 lapisan (lapisan luar polypropilen, lapisan tengah electrete (charged polypropylene) dengan frekuensi penggunaan sekali pakai (Single Use).

Secara fisik, Respirator N95 harus menempel ketat pada wajah (tight fit). Masker dirancang untuk tidak dapat rusak dengan mulut (misalnya berbentuk mangkok atau duckbill) dan memiliki bentuk yang tidak mudah berubah.

Berikutnya, Respirator N95 harus memiliki efisiensi filtrasi baik dan mampu menyaring sedikitnya 95% partikel kecil (0,3 micron). Kemampuan filtrasi Respirator harus lebih baik dari masker bedah, karena dipakai dalam penanganan langsung pasien terkonfirmasi Covid-19.

Sekalipun berlapis, Respirator N95 harus bisa digunakan bernafas dengan baik saat memakainya (Differential Pressure/∆P < 5.0 mmH2O/ cm2). Masker jenis ini juga harus lulus uji Bacteria Filtration Efficiency in vitro (BFE), Particle Filtration Efficiency, Breathing Resistance, Splash Resistance, dan Flammability.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Penjelasan Menkeu Mengenai PMK Nomor 6/PMK.03/2021

Penjelasan Menkeu Mengenai PMK Nomor 6/PMK.03/2021

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Pemerintah akan menerapkan pajak pembelian pulsa, kartu perdana, token listrik dan voucher mulai 1 Februari 2021. Hal ini usai terbitnya Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 6/PMK.03/2021 Tentang Penghitungan Dan Pemungutan Pajak Pertambahan Nilai Serta Pajak Penghasilan Atas Penyerahan/Penghasilan Sehubungan Dengan Penjualan Pulsa, Kartu Perdana, Token, Dan Voucer pada (22/01) lalu.

Melalui akun Instagramnya @smindrawati, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D menegaskan bahwa peraturan tersebut tidak berpengaruh terhadap harga jual pulsa, kartu perdana, token listrik dan voucher, karena selama ini Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) sudah berjalan.

Berikut postingan penjelasan Menteri Keuangan melalui akun Instagram @smindrawati pada Sabtu, (30/01) dini hari :

PENJELASAN MENGENAI BERITA PEMAJAKAN ATAS PULSA/KARTU PERDANA, TOKEN LISTRIK DAN VOUCHER.

(PMK 06/PMK.03/2021)

  1. Ketentuan tersebut TIDAK BERPENGARUH TERHADAP HARGA PULSA/KARTU PERDANA, TOKEN LISTRIK DAN VOUCHER.
  2. Selama ini PPN dan PPH atas pulsa/kartu perdana, token listrik, dan voucher SUDAH BERJALAN. JADI TIDAK ADA PUNGUTAN PAJAK BARU UNTUK PULSA, TOKEN LISTRIK DAN VOUCER.
  3. Ketentuan tersebut BERTUJUAN MENYERHANAKAN PENGENAAN PPN DAN PPH atas pulsa/kartu perdana, token listrik dan Voucher, dan untuk MEMBERIKAN KEPASTIAN HUKUM.

PENYEDERHANAAN PENGENAAN ADALAH SEBAGAI BERIKUT:

1. PEMUNGUTAN PPN

*a. Pulsa/kartu perdana*

Dilakukan penyerdahanaan pemungutan PPN, sebatas sampai distributor tingkat II (server).

SEHINGGA DISTRIBUTOR TINGKAT PENGECER YANG MENJUAL KEPADA KONSUMEN AKHIR TIDAK PERLU MEMUNGUT PPN LAGI.

*b. Token Listrik*

PPN TIDAK DIKENAKAN ATAS NILAI TOKEN, namun hanya dikenakan atas JASA PENJUALAN/KOMISI yang diterima penjual.

*c. Voucher*

PPN TIDAK DIKENAKAN ATAS NILAI VOUCHER – karena Voucher adalah Alat pembayaran setara dengan uang.

PPN hanya dikenakan atas JASA PENJUALAN/PEMASARAN berupa KOMISI atau selisih harga yang diperoleh agen penjual.

2. Pemungutan PPh Pasal 22 atas pembelian oleh distributor pulsa, dan PPH Pasal 23 atas jasa penjualan/pembayaran agen token listrik dan voucer MERUPAKAN PAJAK DIMUKA BAGI DISTRIBUTOR/AGEN YANG DAPAT DIKREDITKAN (dikurangkan) dalam SPT Tahunanya.

JADI TIDAK BENAR ADA PUNGUTAN PAJAK BARU UNTUK PULSA, KARTU PERDANA, TOKEN LISTRIK DAN VOUCHER

PAJAK YANG ANDA BAYAR JUGA KEMBALI UNTUK RAKYAT DAN PEMBANGUNAN.

KALAU JENGKEL SAMA KORUPSI – MARI KITA BASMI BERSAMA..!

Pada postingan tersebut mendapat banyak komentar dari netizen yang mendukung beliau.

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 6/PMK.03/2021

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Disparpora Ngawi Tutup Tempat Olahraga

Disparpora Ngawi Tutup Tempat Olahraga

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi mengeluarkan surat pemberitahuan dengan Nomor 426/0313/404.115/ 2021 pada 27 Januari 2021.Surat tersebut ditujukan kepada Ketua Pengurus Cabang Olahraga (Cabor) dan pengusaha tempat olahraga di Kabupaten Ngawi.

Terbitnya surat tersebut guna menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Bupati Ngawi Nomor 065/01.103/404.011/2021 Tanggal 27 Januari 2021 perihal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19 di Kabupaten Ngawi.

Surat yang ditandatangani Kepala Disparpora itu juga atas arahan Bupati Ngawi pada Rapat Koordinasi (Rakor) tanggal 17 Januari 2021, bahwa untuk Menekan Penyebaran COVID-19 di Kabupaten Ngawi.

Sedangkan pada isi surat memuat poin-poin sebagai berikut.

1. Menutup sementara tempat olahraga yang bersifat indoor atau dalam ruangan (GOR, GOR FUTSAL, Fitness Center, Sanggar Senam, GOR Bulutangkis, dil);

2. Kegiatan olahraga yang mempunyai resiko kontak fisik belum diperbolehkan untuk melakukan aktivitas;

3. Menunda segala bentuk kegiatan event dan kejuaraan olahraga; dan

4. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai berlaku pada tanggal 27 Januari 2021 sampai waktu yang ditentukan kemudian.

Diharapkan, dengan keluarnya surat poin-poin tersebut dapat mencegah penyebaran Covid-19 di lingkup aktivitas bidang olahraga.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0