Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono Hadiri Peringatan Harlah NU ke-98

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono Hadiri Peringatan Harlah NU ke-98

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID– Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dan Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-98 di Pendopo Wedya Graha Ngawi, Sabtu (27/02).

Digelar secara virtual, peringatan Harlah NU ke-98 diikuti Camat dan MWC (Majelis Wakil Cabang) NU beserta Banom NU dari 19 Kecamatan se-Kabupaten Ngawi. Acara ini juga disiarkan secara live streaming melalui kanal youtube Pemkab Ngawi.

Mengangkat tema “Menyongsong Satu Abad NU, Meneladani Mu’assis Menuju Kemandirian,” peringatan Harlah NU ke-98 dihadiri oleh Pengurus Cabang NU (PCNU) dan sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Ngawi.

Dalam sambutannya, KH. Ahmad Ulinuha Rozy atas nama warga Nahdliyin mengucapkan selamat atas dilantiknya Ony Anwar Harsono dan Dwi Rianto Jatmiko sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ngawi.

“Nahdlyin Ngawi mengucapkan selamat atas dilantiknya Ony Anwar Harsono dan Dwi Rianto Jatmiko sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ngawi,” ungkapnya.

Ketua PCNU Kabupaten Ngawi tersebut juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Ngawi yang telah mendukung acara peringatan Harlah NU ke-98.

Berita terkait:

Pada kesempatan berikutnya, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan bahwa tema peringatan Harlah NU ke-98 ini sesuai dengan visi dan misinya kedepan.

“Kemandirian, menjadi tugas kita karena fokus garapan kita ke depan, yang 70 persen warga Ngawi adalah petani. Maka tema kemandirian pertanian ramah lingkungan berkelanjutan ini menjadi fokus kita dalam mewujudkan kemakmuran di Kabupaten Ngawi,” ungkap Bupati Ngawi dalam sambutannya.

Peringatan Harlah NU ke-98 juga diwarnai penyerahan tumpeng oleh Ketua PCNU Kabupaten Ngawi, KH. Ahmad Ulinuha Rozy kepada Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.

Baca juga:

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
MWC NU Padas Ikuti Peringatan Harlah NU ke-98 Secara Virtual

MWC NU Padas Ikuti Peringatan Harlah NU ke-98 Secara Virtual

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Padas mengikuti peringatan Hari Lahir (Harlah) NU ke-98 secara virtual, bertempat di Pendopo Kecamatan Padas, Sabtu malam (27/02).

Hadir dalam kegiatan tersebut pengurus MWC NU Padas, Camat Padas, Banom NU, Rais Syuriah dan Ranting NU se-Kecamatan Padas. Selain itu, turut hadir PAC Ansor Banser, Pengurus Anak Cabang Ikatan Pemuda NU (PAC IPNU) dan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah (LAZIS NU).

Peringatan Harlah Nahdlatul Ulama ke-98 sendiri dipusatkan di Pendopo Wedya Graha Ngawi dan diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting oleh 19 MWC dan Banom se-Kabupaten Ngawi. Pada peringatan Harlah NU kali ini mengangkat tema “Menyongsong Satu Abad NU, Meneladani Mu’assis Menuju Kemandirian”

Camat Padas, Dodi Aprilasetia menerima tumpeng yang diserahkan oleh perwakilan MWC NU Padas

Baca juga :

Peringatan Harlah NU ke-98 didasarkan pada penanggalan kalender Hijriah, 16 Rajab 1442 H bertepatan 27 Februari 2021 M. Sejarah mencatat NU oleh para Muassis dilahirkan pada hari Ahad Pahing tanggal 16 Rajab tahun 1344 Hijriah.

Usai mengikuti istighosah di Pendopo Wedya Graha secara virtual, MWC NU Padas menggelar selamatan dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Ali. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada Camat Padas, Dodi Aprilasetia.

Dodi Aprilasetia berharap dengan peringatan Harlah NU ke-98 semakin terjalin hubungan yang erat antara ulama dan umaro (pemerintah). Dengan demikian akan saling bersinergi untuk mewujudkan Indonesia menuju kemandirian umat.

Baca juga :

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
PPDI Kecamatan Padas Gelar Pertemuan Rutin di Sambiroto

PPDI Kecamatan Padas Gelar Pertemuan Rutin di Sambiroto

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Padas menggelar pertemuan rutin di Kantor Desa Sambiroto, Sabtu (27/02).

Hadir dalam kegiatan, Yadi (Ketua PPDI Korcam Padas), beserta 10 koordinator desa (Kordes) dari 12 desa di wilayah Kecamatan Padas. Dikarenakan suatu hal, kordes Munggut dan Bendo tidak dapat hadir.

Kehadiran mereka disambut oleh Kordes Sambiroto beserta jajaran perangkat desa Sambiroto. Kepala Desa Sambiroto yang sedianya hadir dalam pertemuan tersebut terpaksa gagal karena berbenturan dengan jadwal kegiatan lain.

“Mohon maaf kepada rekan-rekan PPDI, saat ini Bapak Kepala Desa Sambiroto tidak dapat hadir karena mengikuti vaksinasi di UPT Puskesmas Padas,” tutur Muryanto, Kepala Urusan Perencanaan Desa Sambiroto dalam sambutannya selaku tuan rumah.

Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 11.20 WIB tersebut membahas agenda PPDI Kecamatan Padas kedepannya. Beberapa isu penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut diantaranya, tentang jaminan hari tua (JHT) dan jaminan pensiun (JP) atau purna tugas bagi perangkat desa.

“Kita nanti akan komunikasi dan koordinasikan hal itu dengan bupati dan wakil bupati. Namun saat ini pembahasan kita untuk khusus internal kordes saja,” ungkap Yadi, Ketua PPDI Korcam Padas.

Lebih lanjut, Ketua PPDI Korcam Padas itu menuturkan tindak lanjut agenda/kegiatan yang disepakati pada pertemuan sebelumnya, terkait tali asih atau santunan bagi anggota PPDI yang memasuki purna tugas. Maka bagi anggota PPDI yang masih aktif sebagai perangkat desa sepakat untuk menyisihkan iuran sebesar dua puluh lima ribu rupiah per-orang.

Baca juga:

Kepala Desa Sambiroto, Sri Mulyono (tengah, berkaos merah) berfoto bersama pengurus PPDI Kecamatan Padas

Pesan Pengurus pusat PPDI

Yadi yang juga berstatus sebagai salah satu kepala dusun di Desa Pacing tersebut menyampaikan pesan Mujito selaku pengurus pusat PPDI.

Ini dari pengurus pusat PPDI, dari kabupaten juga, memohon dengan hormat berhubung perangkat desa ini sudah ada, tuntutannya sudah dipenuhi berkaitan dengan siltap (penghasilan tetap_*red), kita harus konsekuen dengan tugas pelayanan masyarakat, ya harus ke kantor. Jangan sampai terjadi, tuntutan kita sudah dipenuhi tapi tidak diimbangi dengan kinerja yang lebih baik,” lanjut Yadi menyampaikan pesan pengurus pusat PPDI.

Pertemuan ditutup dengan arisan rutin bersamaan menentukan lokasi kegiatan bulan berikutnya yang akan dilaksanakan di Desa Tambakromo. Menjelang bubar, Kepala Desa Sambiroto, Sri Mulyono ikut bergabung dan menyempatkan diri untuk berfoto bersama.

Baca juga:

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Kepala Desa Beserta Jajaran Perangkat Desa Sambiroto Ikuti Vaksinasi Covid-19

Kepala Desa Beserta Jajaran Perangkat Desa Sambiroto Ikuti Vaksinasi Covid-19

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Kepala desa beserta jajaran perangkat desa Sambiroto mengikuti vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan UPT Puskesmas Padas, Sabtu (27/02).

Hari ini saya dan perangkat desa selesai divaksin. Jadi kita dengan divaksin akan membentuk kekebalan tubuh. Disamping itu, kita sebagai aparatur pemerintah ikut berperan mensukseskan program pemerintah untuk menanggulangi pandemi Covid-19,” ungkap Sri Mulyono, Kepala Desa Sambiroto sesaat usai divaksin.

Sri Mulyono melanjutkan, vaksinasi aman dan tidak ada yang perlu ditakutkan.

Tidak sakit sama sekali. Jadi tidak perlu takut untuk divaksin, semuanya aman,” lanjutnya.

Usai menjalani vaksin, setiap penerima vaksin diarahkan menunggu sekitar 30 menit untuk diobservasi dan baru diperbolehkan pulang ketika tidak ditemukan efek samping yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Padas, dr. Zain Ratna Priyanto mengungkapkan ada perubahan jadwal vaksinasi di hari pertama.

Iya, ada penjadwalan ulang. Beberapa desa yang divaksin hari ini kita ganti hari Rabu,” ungkap Zain.

Tiga desa yang semula mengikuti jadwal vaksinasi dihari pertama, Sabtu (27/02) dialihkan pada hari Rabu (03/03). Desa tersebut adalah Sukowiyono, Pacing dan Kwadungan Lor.

Hal ini didasari evaluasi yang dilakukan oleh tim Puskesmas Padas, dimana tampak antrean yang cukup banyak di meja 1 (meja pendaftaran) dan meja 2 (skrining). Jika dipaksakan akan sangat berpotensi menimbulkan kerumunan.

Berita terkait:

Peserta Vaksinasi Harus Memiliki e-Tiket

Terkait banyaknya antrean di meja 1 dan meja 2, dr. Zain menjelaskan terdapat perbedaan regulasi dibanding vaksinasi untuk tenaga kesehatan yang dilakukan sebelumnya.

Jadi kalau kemarin-kemarin, bapak ibu yang mau kita vaksin itu sudah masuk di data P-care BPJS, entah itu dia anggota BPJS atau bukan semua yang divaksin itu sudah masuk P-care, istilahnya e-tiket atau tiket elektronik. Ternyata bapak-bapak dari perangkat desa ini kok belum masuk. Padahal itu kewajiban pusat untuk memasukkan. Akhirnya kita mau tidak mau harus mendaftarkan hari ini,” jelasnya.

Lebih lanjut dr. Zain menambahkan bahwa pendaftaran e-tiket secara online sebenarnya bukan kewenangan puskesmas. Puskesmas hanya memfasilitasi lokasi dan pelayanan vaksinasi.

dr. Zain Ratna Priyanto (Kepala UPT Puskesmas Padas) saat memberikan keterangannya kepada sambiroto.ngawikab.id

Kalau dulu kita tidak bisa pak mendaftarkan. Yang ini juga sebetulnya kewajibannya pihak BPJS atau pusat untuk mengisi e-tiket ini. Sehingga puskesmas itu hanya sebagai tempat melayani. Jadi pendaftar memberikan e-tiket kepada kita, kemudian kita mendownload, memverifikasi dan melakukan skrining sampai selesai,” pungkasnya.

Vaksinasi yang dilakukan hari ini merupakan vaksin dosis pertama yang menyasar petugas pelayanan publik di wilayah Kecamatan Padas. Vaksin dosis kedua akan dilakukan dua pekan kedepan. Jika tidak ada perubahan, vaksinasi akan dilaksanakan pada hari Sabtu,13 Maret 2021.

Baca juga :

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Sejumlah Petugas Layanan Publik Jalani Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Padas

Sejumlah Petugas Layanan Publik Jalani Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Padas

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Setelah dipastikan seluruh tenaga kesehatan mendapatkan vaksin, target vaksinasi berikutnya adalah petugas layanan publik.

Sabtu (27/02), sejumlah petugas layanan publik di lingkup Kecamatan Padas mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Vaksinasi dilaksanakan mulai pukul 08.30 WIB di Area Pelayanan Vaksinasi Covid-19 UPT Puskesmas Padas, jalan raya Ngawi-Caruban No. 38, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi.

Sesuai jadwal yang dirilis UPT Puskesmas Padas, vaksinasi dilaksanakan dalam 3 hari, 27 Februari, 1 dan 3 Maret 2021.

Berita terkait:

“Jadi setelah tenaga kesehatan kita langsung ke pejabat, perangkat dan kader di desa masing-masing, artinya petugas layanan publik. Kita targetkan akhir Februari menjelang awal Maret selesai,” ungkap dr. Zain Ratna Priyanto, Kepala UPT Puskesmas Padas.

Hari pertama pelaksanaan vaksinasi diikuti jajaran Polsek dan Koramil Padas, kepala desa dan perangkat desa beserta kader posyandu dari 5 desa di wilayah Kecamatan Padas.

Zain menyebutkan, total target vaksinasi menyasar kepada 507 petugas layanan publik di wilayah Kecamatan Padas.

Kita sebenarnya target total 507 orang. Jadi hari ini kita targetkan sekitar 200 orang, kemudian hari Senin 200 orang, dan sisanya hari Rabu,” pungkas Zain.

Ditemui di ruang kerjanya, Zain mengungkapkan vaksinasi ini bertujuan untuk membentuk imunitas atau kekebalan komunitas. Terlebih lagi target vaksinasi merupakan petugas layanan publik yang mempunyai mobilitas dan interaksi sosial yang cukup tinggi dalam melayani masyarakat.

Dengan potensi penularan yang cukup tinggi, itulah sebabnya petugas atau pejabat publik mendapatkan prioritas vaksin setelah tenaga kesehatan. Alasan lain di balik itu, untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan meskipun dalam masa pandemi Covid-19.

Baca juga:

Share and Enjoy !

0Shares
0 0