Bahas Perkembangan dan Jalin Silaturahmi, Forwebsa Adakan Buka Bersama

Bahas Perkembangan dan Jalin Silaturahmi, Forwebsa Adakan Buka Bersama

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Masih dalam suasana ramadhan, Forum Operator Website Desa (Forwebsa) Ngawi mengadakan kegiatan buka bersama di Desa Gayam, Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi pada Rabu (28/4).

Momen buka bersama kali ini sekaligus dijadikan pertemuan untuk membahas agenda Forwebsa berikut perkembangan operator dan evaluasi terhadap kemajuan website desa.

“Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih atas hadirnya rekan-rekan dalan acara buka bersama sekaligus evaluasi kegiatan Forwebsa,” terang Mega Kurnia Wardani selaku tuan rumah sekaligus pengurus Forwebsa.

Sambutan Mega Kusuma Wardani selaku tuan rumah pada agenda buka bersama Forwebsa Ngawi di Desa Gayam, Kecamatan Kendal, Rabu (28/04)

Wanita lulusan salah satu universitas di Tiongkok ini adalah OWD (Operator Website Desa) Gayam dan merupakan pengurus Forwebsa divisi teknis.

Sementara itu, Ketua Forwebsa menyampaikan apresiasi terhadap kinerja pengurus maupun anggota yang terus mengupayakan kemajuan Informasi desa.

“Tujuan utama keberadaan Forwebsa adalah untuk meningkatkan kapasitas operator website desa. Dan ini dilakukan secara mandiri dari pengurus yang juga operator website desa,” terang Arbangi, Ketua Forwebsa.

Sambutan dan arahan oleh Arbangi, Ketua Forwebsa Ngawi

Arnbangi menambahkan, Forwebsa akan memperluas jangkauan untuk menigkatkan kegiatan yang masih terkait dengan program desa.

“Personil Forwebsa merupakan relawan untuk kegiatan yang sifatnya sosial. Jadi, kita akan terus melakukan kegiatan untuk kemajuan desa,” lanjut Arbangi yang juga operator website Desa Cangakan.

Acara yang dimulai pukul 15.30 WIB tersebut diikuti oleh puluhan pengurus inti Forwebsa, koordinator wilayah dan koordinator kecamatan.

Selain dijadikan momentum untuk menjaga silaturahmi, kegiatan kegiatan tersebut berfungsi menyerap aspirasi anggota guna menentukan agenda utama Forwebsa kedepan.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Presiden Jokowi Lakukan Reshuffle, Lantik 2 Menteri dan 1 Kepala Lembaga

Presiden Jokowi Lakukan Reshuffle, Lantik 2 Menteri dan 1 Kepala Lembaga

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Kabar yang santer terdengar akhir pekan ini tentang reshuffle kabinet akhirnya terjawab.

Mungkin banyak yang menunggu-nunggu kabar tentang reshuffle kabinet. Apa pun namanya, hari ini Rabu (28/04), Presiden Jokowi melantik dua menteri Kabinet Indonesia Maju untuk sisa masa jabatan periode tahun 2019-2024 serta satu kepala lembaga pemerintah nonkementerian.

“Saya melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Nadiem Anwar Makarim sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi,” bunyi caption unggahan Presiden Jokowi di laman Facebook-nya.

Pelantikan ini dilaksanakan setelah DPR menyetujui penggabungan Kemenristek dan Kemendikbud, serta pembentukan Kementerian Investasi.

Selain itu, Presiden juga mengangkat Laksana Tri Handoko, seorang fisikawan sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), lembaga yang dibentuk untuk menciptakan ekosistem riset dan inovasi yang lebih baik di Indonesia.

Baca juga:

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
BLT Desa Bulan Keempat Cair, KPM Berkurang

BLT Desa Bulan Keempat Cair, KPM Berkurang

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Pemerintah Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi menyalurkan BLT Desa bulan keempat tahun 2021.

Bantuan yang bersumber dari Dana Desa tersebut disalurkan melalui BPD Jatim di Pendopo Kecamatan Padas, Selasa (20/04).

Sekretaris Desa Sambiroto, Marsono saat mendampingi warganya dalam penyaluran tersebut mengungkapkan terdapat pengurangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Suasana penyaluran BLT Desa bulan keempat tahun 2021 di Pendopo Kecamatan Padas, Selasa (20/04)

“Masing-masing KPM akan menerima bantuan senilai Rp300.000. Sebelumnya ada 38 KPM di Desa Sambiroto yang menerima BLT Desa ini. Namun kali ini berkurang satu, karena ada salah satu KPM yang meninggal dunia. Dengan demikian BLT Desa yang tersalur sejumlah 37 orang” ujar Marsono.

Dihari yang sama juga dilakukan penyaluran bagi sebelas desa lainnya di wilayah Kecamatan Padas. Total penerima bantuan mencapai 356 KPM.

Baca juga:

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Kapolres Ngawi: Penanggulangan Covid-19 Membutuhkan Dukungan Semua Pihak

Kapolres Ngawi: Penanggulangan Covid-19 Membutuhkan Dukungan Semua Pihak

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Penanggulangan dan penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Ngawi membutuhkan campur tangan dan dukungan semua pihak.

Pernyataan tersebut merupakan pesan Kapolres Ngawi yang disampaikan Iptu Joko, Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Polres Ngawi dalam kunjungan kerjanya di Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi pada Senin (19/04).

Kedatangan Iptu Joko disambut Kepala Desa Sambiroto, Sri Mulyono dan jajaran anggota satgas Covid-19 di Balai Desa Sambiroto pukul 10.00 WIB. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bripka Heri Purnomo (Bhabinkamtibmas) dan Sertu Wijianto (Babinsa) selaku mitra desa.

Iptu Joko (menghadap kamera), Patmawil Polres Ngawi menyampaikan pesan Kapolres Ngawi kepada Satgas Covid-19 Desa Sambiroto, Senin (19/04)

“Kami dari Pamatwil Polres Ngawi menyampaikan juklak dari pimpinan kepada rekan-rekan satgas Covid-19 di desa, bahwa intinya, Covid di Ngawi saat sekarang sudah menembus angka 135. Dan penambahan kasus yang ada berasal dari klaster hajatan”, ujar Iptu Joko.

Pria yang juga menjabat sebagai Kasi Propam Polres Ngawi ini mengapresiasi kinerja satgas desa yang berada dibawah tanggungjawabnya.

“Alhamdulilah, saya tahu persis Desa Sambiroto, Pacing dan Kwadungan Lor itu pelaksanaannya luar biasa, artinya prokes tetap dijalankan. Ini pun tidak lepas dari peran Bhabinkamtibmas, Babinsa dan tokoh-tokoh masyarakat. Kalau kita hanya mengandalkan mereka berdua (Bhabinkamtibmas dan Babinsa) jelas tidak bisa”, tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sambiroto menegaskan, satgas desa akan bekerja semaksimal mungkin dan menjalin kerjasama dengan semua pihak demi melindungi masyarakat dari penyebaran Covid-19.

“Baik, Satgas Covid-19 Desa Sambiroto akan terus berusaha sekuat tenaga untuk mengendalikan dan mencegah penyebaran Covid-19 kepada masyarakat. Tentu dengan bekerjasama dengan semua pihak, seperti saat ini melakukan koordinasi dengan Pak Joko,” ungkap Sri Mulyono, Kepala Desa Sambiroto.

Baca juga:

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Optimalkan Pendataan, Kemendes Upgrade Aplikasi SDGs Versi 1.8

Optimalkan Pendataan, Kemendes Upgrade Aplikasi SDGs Versi 1.8

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Guna mengoptimalkan pemutakhiran data Suistanable Development Goals (SDGs) Desa, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) meng-upgrade aplikasi SDGs dari versi 1.4 ke versi 1.8.

Hal ini ditengarai banyaknya kendala yang muncul pada sistem operasi sebelumnya. Aplikasi SDGs Desa versi 1.4 dinilai mempunyai kinerja yang lambat, proses uploud yang lama. Dibutuhkan kurang lebih 6 menit hanya untuk proses upload data. Banyaknya bug di versi 1.4 mengakibatkan aplikasi sering nge-lag dan keluar sendiri saat proses upload data.

Hal ini sungguh sangat disayangkan berbagai pihak, khususnya petugas entry data atau enumerator. Mengingat ini adalah program nasional yang strategis dan dijadikan acuan bagi desa untuk mencapai tujuan pembangunan secara berkelanjutan.

Namun, para enumerator akhirnya bisa bernafas lega. Keluhan mereka tentang pengoperasian aplikasi sedikit terobati dengan di-upgradenya aplikasi SDGs Desa ke versi 1.8.

Sabtu (17/04), tim Kelompok Kerja (Pokja) Pendataan SDGs Desa Sambiroto bersama-sama menginstal apliksi SDGs Desa versi 1.8. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi tersebut mendapatkan bimbingan dari Pendamping Lokal Desa (PLD) setempat.

“Untuk aplikasi SDGs Desa versi 1.8 ini insyaallah lebih mudah, ringan dan cepat. Hari ini kita instal dulu, dilanjutkan dengan bimbingan teknis input data kepada enumerator dan admin desa, karena ada beberapa daftar isian yang berbeda dengan versi sebelumnya” ungkap Lailiyatul Mashudah, PLD setempat.

Berita terkait:

Aplikasi SDGs Desa Versi 1.8 Disambut Baik

Sementara itu, Marsono, Sekretaris Desa Sambiroto menyambut baik dengan ditingkatkannya aplikasi tersebut ke versi terbaru. Menurutnya, target pendataan SDGs yang harus rampung tanggal 31 Mei 2021 harus diikuti dan diimbangi dengan sarana dan prasarana yang memadai, dalam hal ini aplikasi.

“Jangan sampai kita diburu target pendataan selesai di akhir Mei, tapi aplikasi masih bermasalah, sungguh disayangkan. Oleh karenanya, kita berkomitmen untuk mendukung program pendataan ini agar selesai tepat waktu, salah satunya dengan memberikan biaya operasional” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Desa Sambiroto menyerahkan biaya operasional untuk pembelian kuota internet bagi para enumerator.

Baca juga:

Share and Enjoy !

0Shares
0 0