SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Memasuki hari ketiga, sosialisasi lowongan dan persyaratan pendaftaran bakal calon Perangkat Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi digelar di Dusun Bolo I, Minggu (23/05).

Tim Pengisian Perangkat Desa (TPPD) Sambiroto menyampaikan kurang lebih 60 undangan dalam sosialisasi kali ini. Namun peserta yang hadir diperkirakan hanya mencapai 40-50 peserta.

Sosialisasi dilaksanakan di salah satu kediaman anggota Tim Pengisian Perangkat Desa Sambiroto Didik Rohmawan, RT 004 RW 003, Dusun Bolo I mulai pukul 19.30 WIB sampai dengan selesai. Sosialisasi terasa berbeda karena salah satu lowongan yang bakal diisi adalah kepala dusun setempat, dimana Sunarto (61), Kepala Dusun Bolo I telah purna menjalankan tugas terhitung tahun 2020 lalu.

Hadir dalam kegitan tersebut ketua beserta anggota tim pengisian, Kepala Desa Sambiroto, BPD dan tamu undangan yang terdiri dari pemuda dan tokoh masyarakat. Bertindak selaku narasumber, Ketua Tim Pengisian dan Kepala Desa Sambiroto.

Membuka sambutannya, Ketua Tim Pengisian Perangkat Desa Sambiroto Marsono menegaskan akan bekerja dengan sebaik-baiknya berdasarkan mekanisme dan aturan yang berlaku. Dia berharap, BPD dan semua elemen masyarakat juga ikut berpartisipasi aktif untuk mengawasi kinerjanya bersama tim dan tak segan-segan untuk memberikan masukan.

“Jadi, kami sampaikan kepada masyarakat, manfaatkan kesempatan sosialisasi ini untuk memperoleh informasi yang sejelas-jelasnya, baik dari kami selaku tim pengisian dan pihak pemerintah desa. Hal-hal yang berkaitan dengan pengisian perangkat desa, lowongan dan persyaratannya akan kami jawab. Sedangkan, hal lain yang berkaitan dengan pemerintahan desa bisa ditanyakan langsung kepada Kepala Desa yang turut hadir pada malam ini,” ujar Marsono.

Kepala Desa Sambiroto Sri Mulyono memberikan sambutannya saat sosialisasi di Dusun Bolo I, Minggu (23/05)

Sementara itu, Kepala Desa Sambiroto Sri Mulyono menghimbau kepada masyarakat, terutama yang memenuhi persyaratan untuk tidak ragu-ragu mendaftarkan diri dan mengikuti seleksi perangkat desa sesuai pengumuman dan tata tertib yang telah disusun oleh tim.

“Semuanya serba terbuka, serba transparan. Jadi tidak perlu ragu-ragu lagi. Inilah saatnya, inilah kesempatannya untuk mengabdi kepada masyarakat dan desa dengan mengikuti pengisian perangkat desa. Terlebih lagi posisi yang dilakukan pengisian saat ini salah satunya adalah Kasun Bolo I,” tutur Sri Mulyono di hadapan peserta.

Namun, Kepala Desa yang akrab disapa Lurah Yonik tersebut mengingatkan untuk tidak hanya tergiur dari penghasilan dan tunjangan yang didapat sebagai perangkat desa. Dia mengingatkan, menjadi perangkat desa itu berarti mau memposisikan diri sebagai pelayanan masyarakat dengan melaksanakan tanggungjawab sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

Sosialisasi yang berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam tersebut berjalan dengan lancar dan tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan.

Baca juga:

Share and Enjoy !

0Shares
0 0