SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Sesuai tahapan yang telah ditetapkan, Tim Pengisian Perangkat Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi menggelar sosialisasi perdana, Kamis (20/05).

Sosialisasi dilaksanakan di salah satu kediaman anggota Tim Pengisian Perangkat Desa Sambiroto Galih Dwi Handoko, RT 001 RW 001, Dusun Sambiroto I mulai pukul 19.30 WIB sampai dengan selesai.

Ketua Tim Pengisian Perangkat Desa Sambiroto Marsono, menjelaskan ada 4 poin yang disampaikan pada sosialisasi kali ini.

“Dalam sosialisasi malam ini kita sampaikan kepada masyarakat tentang lowongan jabatan yang dibuka dan persyaratan pendaftarannya. Kemudian tahapan kegiatan dan tata cara pelaksanaan ujian,” jelas Marsono.

Ketua Tim Pengisian Perangkat Desa Sambiroto Marsono, saat menyampaikan materi sosialisasi

Sementara itu, Kepala Desa Sambiroto Sri Mulyono menekankan bahwa pelaksanaan pengisian perangkat desa ini hendaknya dilaksanakan secara bersih dan transparan. Untuk itu pihaknya telah mengamanahkan kepada tim pengisian agar melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggungjawab.

“Saya tekankan kepada tim pengisian agar menjalankan tugas secara fair. Begitu juga saya tidak akan intervensi ranahnya tim pengisian,” tegas Sri Mulyono.

Sambutan Kepala Desa Sambiroto, Sri Mulyono pada sosialisasi lowongan dan persyaratan pendaftaran Perangkat Desa Sambiroto, Kamis (20/09)

Lebih lanjut, orang nomor satu di Desa Sambiroto tersebut mengingatkan, menjadi perangkat desa bukan hanya membutuhkan orang yang pandai di bidang akademik saja, namun memahami kultur budaya dan nilai-nilai sosial kemasyarakatan.

Pada kesempatan yang lain, anggota BPD Sambiroto Alin Maulana berharap agar kesempatan dan lowongan yang ada kali ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, khususnya pemuda untuk mengabdi bersama membangun desa dengan mengikuti pendaftaran dan seleksi perangkat desa.

“Dalam kontestasi ujian perangkat desa, tentu ada yang menang dan ada yang kalah, dan itu biasa. Yang menang, laksanakan amanah dengan sebaik-baiknya, dan yang kalah bisa lapang dada dan tidak perlu menganggap itu sebuah kegagalan,” pungkasnya.

Sosialisasi perdana ini dihadiri sekitar 40 peserta dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Menurut rencana, sosialisasi berikutnya akan digelar 21, 23 dan 24 Mei 2021, masing-masing untuk Dusun Sambiroto II, Bolo1 dan Bolo 2.

Baca juga: