SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Dukung penanggulangan balita stunting dan ibu hamil yang memiliki Kekurangan Energi Kronis (KEK), Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Padas bersama Camat Padas berkesempatan mengunjungi balita stunting di Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Senin (14/06/2021). Keduanya adalah orang tua asuh untuk balita stunting dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kabupaten Ngawi.

Kepala UPT Puskesmas Padas, dr. Zein Ratna Priyanto mengungkapkan, selain bersilaturahmi dirinya mempunyai misi khusus untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terutama pada balita stunting dan ibu hamil KEK di wilayah kerjanya.

“Jadi kedatangan kami untuk silaturahmi dan saling mengingatkan dan memberi motivasi betapa pentingnya kualitas dan tumbuh kembang anak. Mungkin orang tua balita secara ekonomi sudah mampu sebetulnya, apa-apa sudah ada, cuma mungkin karena satu-dua hal ada asupan gizi balita yang perlu diperhatikan. Kaya tadi, ibu hamil kenapa gak mau makan, ternyata anemia,” ungkapnya.

“Iya, jadi orang tua balita tidak perlu berkecil hati. Bukan berarti tidak mampu secara ekonomi untuk memenehi asupan gizi pada anak, tapi ada hal lain yang perlu kita ingatkan, baik pengetahuan tentang kesehatan anak, motivasi dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Menurutnya, dari statistik dan data yang dimiliki UPT Puskesmas Padas, setiap desa di wilayah Kecamatan Padas terdapat balita stunting. Total 285 balita dengan angka tertinggi di Desa Tambakromo. Namun tidak semua balita stunting mendapatkan orang tua asuh dari pejabat struktural setempat, namun hanya balita dengan usia di bawah 2 tahun.

Berita terkait:

dr. Zein Ratna Priyanto (Kepala UPT Puskesmas Padas) bersama anak asuhnya

Sementara itu Camat Padas, Dodi Aprillasetia mengatakan kunjungan seperti ini diharapkan dapat memberikan motivasi agar orang tua balita dan ibu hamil KEK lebih peduli dengan kesehatan diri.

“Mudah-mudahan, terutama ibu hamil yang KEK, kekurangan energi kronis dengan adanya kunjungan seperti ini diharapkan akan termotivasi. Karena seperti yang kita kunjungi tadi, ibu hamil kena anemia, berarti mungkin kesadarannya masih kurang. Dengan kunjungan seperti ini ada stimulus, ada tambahan gizi, mudah-mudahan terketuk untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan diri dan balitanya,” kata Dodi.

dr. Zein Ratna Priyanto (Kepala UPT Puskesmas Padas) menyerahkan PMT balita

Ikut hadir beserta rombongan, Sri Mulyono (Kepala Desa Sambiroto), Siti Munawaroh (Bidan Desa Sambiroto) dan ahli gizi dari UPT Puskesmas Padas. Pada kesempatan tersebut, Kepala UPT Puskesmas Padas dan Camat Padas selaku orang tua asuh berkesempatan menyerahkan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) bagi balita Ezze, putra pasangan Angga dan Linda Ayu Agustin.

Program orang tua asuh untuk balita stunting mulai digulirkan Pemerintah Kabupaten Ngawi sejak tahun 2019 silam. Dibawah naungan Dinas Kesehatan, Pemerintah Kabupaten Ngawi menetapkan sebanyak 594 orang tua asuh untuk balita stunting mendasar surat keputusan Bupati Ngawi.

Meskipun disibukkan dengan penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19 dalam kurun waktu setahun terakhir, pemerintah tetap berupaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu diantaranya adalah penanggulangan balita stunting dan ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK).

Baca juga :