Rentan Terpapar, UPT Puskesmas Padas Lakukan Rapid Antigen Pada Bumil

Rentan Terpapar, UPT Puskesmas Padas Lakukan Rapid Antigen Pada Bumil

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- UPT Puskesmas Padas, Kabupaten Ngawi melakukan rapid antigen pada ibu hamil (bumil), Senin (26/07/2021). Langkah tersebut diambil lantaran ibu hamil dinilai rentan terhadap paparan Covid-19.

Bertempat di UPT Puskesmas Padas, 12 bumil dari 6 desa di wilayah Kecamatan Padas di-rapid. Hasilnya, 10 orang dinyatakan negatif dan 2 orang reaktif.

Siti Munawaroh, salah satu petugas rapid menjelaskan bumil yang reaktif langsung mendapatkan penanganan serius dari pihak Puskesmas Padas.

Petugas sedang mengambil sampel rapid antigen pada bumil di UPT Puskesmas Padas, Senin (26/07/2021)

Untuk bumil hari ini dilakukan rapid antigen. Totalnya ada 12 bumil dari 6 desa. Hasilnya 10 negatif, 2 reaktif. Dari 2 bumil yang reaktif ini, satu telah melahirkan dan mendapat perawatan intensif di poned, yang satunya isoman (isolasi mandiri) dirumah dan terus dipantau oleh bidan desa setempat,” jelas Siti Munawaroh.

Ia menjelaskan sasaran rapid antigen adalah bumil yang diperkirakan melakukan persalinan pada bulan Agustus.

Sebelumnya, kegiatan yang sama dilakukan oleh UPT Puskesmas Padas pada Sabtu lalu (24/07/2021). Rapid antigen diikuti oleh 12 bumil dimana hasilnya dinyatakan negatif.

Baca juga:

Wabup Ngawi Janji Berikan Bantuan Bagi Bumil yang Menjalani Perawatan dan Isolasi

Sementara itu, Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko berjanji akan memberikan bantuan kepada bumil yang sedang menjalani perawatan dan isolasi mandiri.

Hal itu disampaikannya saat melakukan panggilan telepon dengan Kepala Desa Sambiroto Sri Mulyono.

Kepala Desa Sambiroto Sri Mulyono saat berkoordinasi dengan Siti Munawaroh dan Satgas Penanganan Covid-19 Desa Sambiroto

Tadi, baru saja Pak Wabup, Pak Antok telepon saya, beliau menanyakan bagaimana kondisi di Desa Sambiroto terutama ibu hamil saat pandemi ini. Kemudian saya konfirmasi ke bidan desa tentang hal itu. Kebetulan Bu bidannya sedang melaksanakan tugas rapid antigen untuk bumil di Puskesmas Padas. Jadi sekalian kita sampaikan update informasi se-Kecamatan Padas kepada Pak Antok,” jelas Sri Mulyono.

Ia menambahkan, Wabup Ngawi akan memberikan bantuan kepada bumil yang sedang dalam perawatan dan isolasi mandiri.

Tadi Pak Wabup juga berjanji akan memberikan bantuan kepada 2 bumil yang sedang menjalani perawatan dan isolasi mandiri. Sudah saya sampaikan datanya, dari Desa Tungkulrejo dan Bendo. Sambiroto sampai saat ini, bumil aman,” pungkasnya.

Baca juga:

PPKM Level 4 Diperpanjang 26 Juli – 2 Agustus 2021

PPKM Level 4 Diperpanjang 26 Juli – 2 Agustus 2021

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Presiden Joko Widodo memutuskan untuk memperpanjang PPKM Level 4 mulai 26 Juli – 2 Agustus 2021. Keputusan tersebut di unggah melalui akun facebook Presiden Joko Widodo, Minggu (25/07/2021).

Kita tahu saat ini sudah terjadi tren perbaikan dalam pengendalian pandemi Covid-19. Aku penambahan kasus, BOR dan Positif rate mulai menunjukkan penurunan seperti yang terjadi di beberapa provinsi di pulau Jawa. Namun demikian, kita tetap terus berhati-hati dalam menyikapi perbaikan ini, tetap harus selalu waspada menghadapi varian Delta yang sangat menular,” ungkap Presiden.

Pertimbangan aspek kesehatan harus dihitung secara cermat. Pada saat yang sama aspek sosial ekonomi masyarakat, khususnya pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari juga harus diprioritaskan. Dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, aspek ekonomi dan dinamika sosial, saya memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM Level 4 dari tanggal 26 Juli sampai dengan 2 Agustus 2021,” tegas Presiden Jokowi.

Tangkapan layar: Presiden Joko Widodo memutuskan memperpanjang PPKM Level 4 melalui unggahan di akun facebooknya, Minggu (25/07/2021).

Namun pemerintah akan melakukan beberapa penyesuaian terkait dengan aktivitas dan mobilitas masyarakat yang dilakukan secara bertahap dengan pelaksanaan yang ekstra hati-hati.

Penyesuaian tersebut diantaranya, pasar rakyat yang menjual sembako sehari-hari diperbolehkan untuk buka seperti biasa dengan protokol kesehatan yang ketat. Kemudian, pasar rakyat yang menjual selain kebutuhan pokok sehari-hari bisa buka dengan kapasitas 50 persen sampai dengan pukul 15.00 WIB. Dimana pengaturan lebih lanjut dilakukan oleh Pemda.

Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan dan usaha-usaha kecil lain yang sejenis diijinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 21.00 WIB yang pengaturan teknisnya diatur oleh pemerintah daerah. Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diijinkan dengan protokol kesehatan yang ketat sampai pukul 20.00 WIB, dan maksimum waktu makan setiap pengunjung 20 menit.

Hal-hal teknis lainnya akan dijelaskan oleh Menko dan menteri terkait untuk mengurangi beban masyarakat akibat pandemi Covid-19 ini. Pemerintah juga meningkatkan bantuan sosial untuk masyarakat dan bantuan usaha mikro kecil dan penjelasan secara terperinci akan dilakukan oleh Menko atau menteri terkait,” terangnya.

Presiden Jokowi juga menginstruksikan kepada Menko dan menteri terkait untuk memberikan vitamin, suplemen dan obat-obatan kepada masyarakat. Ia menegaskan angka kematian harus ditekan semaksimal mungkin. Bagi daerah dengan angka kematian tinggi, tingkat ketersediaan oksigen harus segera dipenuhi.

Kodim Ngawi Salurkan Bansos 61 Ton Beras kepada Warga Terdampak

Kodim Ngawi Salurkan Bansos 61 Ton Beras kepada Warga Terdampak

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID– Kodim 0805 Ngawi mulai menyalurkan bantuan sosial berupa 46 ton beras dari total sebanyak 61 ton beras ke jajaran Koramil untuk didistribusikan ke masyarakat.

Penyaluran beras tahap pertama tersebut ditujukan bagi 9.200 Kepala Keluarga dari rencana 12.200 Kepala Keluarga di wilayah Kabupaten Ngawi yang berdampak Covid-19 secara ekonomi selama masa PPKM Darurat.

Bantuan dari Pemerintah Pusat itu bagi masyarakat yang berdampak akibat PPKM Darurat maupun PPKM level 4,” jelas Dandim 0805 Ngawi, Letkol Inf Totok Prio Kismanto.

Lebih lanjut Dandim 0805 Ngawi menjelaskan tiap Kepala Keluarga yang sudah didata perangkat desa dan Babinsa akan mendapatkan bantuan 5 kilogram beras. Diharapkan warga penerima bantuan tidak menerima bantuan beras ganda, karena sebelumnya Polres Ngawi juga telah menyalurkan bantuan yang sama kepada warga berdampak Covid-19.

Para Babinsa di setiap Koramil beserta perangkat desa akan langsung menyalurkan langsung ke rumah warga yang sudah terdaftar.

“Semoga bantuan beras yang diberikan bisa membantu warga berdampak Covid-19 dalam memenuhi kebutuhan pokok, utamanya beras,” terang Letkol Inf Totok Prio Kismanto.

Baca juga:

Presiden Jokowi Tinjau Rumah Oksigen Gotong Royong

Presiden Jokowi Tinjau Rumah Oksigen Gotong Royong

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Presiden Joko Widodo pada Sabtu, 24 Juli 2021, meninjau langsung Rumah Oksigen Gotong Royong yang berlokasi di daerah Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Rumah oksigen tersebut merupakan fasilitas kesehatan yang diinisiasi oleh grup perusahaan teknologi GoTo bersama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, PT Aneka Gas Industri (Samator Grup), dengan dukungan dari PT Master Steel, Tripatra Engineering, serta Halodoc.

Sore hari ini saya melihat secara langsung Rumah Oksigen Gotong Royong yang dalam. proses ini belum selesai. Nanti akan selesai minggu depan dan akan rampung 100 persen nanti mungkin di awal Agustus yang bisa menampung kurang lebih 500 pasien,” ujar Presiden Jokowi di lokasi.

Ini adalah kerja sama gotong royong Kadin, ada GoTo, ada PT Aneka Gas Industri (Samator), ada PT Master Steel yang memiliki lahan, dan juga perusahaan-perusahaan yang lain,” lanjutnya.

Presiden sangat mengapresiasi inisiatif pembuatan rumah oksigen tersebut yang bisa membantu mengurangi tekanan pada rumah sakit, terutama di beberapa provinsi yang memiliki tingkat keterisian tempat tidur cukup tinggi. Presiden juga berharap inisiatif serupa bisa dilakukan tidak hanya di Jakarta, melainkan juga di daerah lain.

Adanya penambahan kapasitas ini menjadikan BOR rumah sakit bisa sedikit tidak tertekan. Sekali lagi saya sangat menghargai dan kita berharap ini tidak dibangun, dikerjakan di Jakarta saja, tetapi bisa dicopy di tempat-tempat lain, di provinsi-provinsi lain. Kita harapkan nanti ini segera bisa dioperasikan dan bisa dimanfaatkan oleh rakyat,” ungkapnya.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden tiba dilokasi sekitar pukul 14.13 WIB dan langsung melihat sejumlah fasilitas yang terdapat di rumah oksigen. Selama peninjauan, Presiden tampak berdiskusi bersama Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid, dan CEO GoTo Andre Soelistyo yang turut mendampinginya.

Tadi beliau menanyakan bagaimana ini konsepnya, segala macam. Jadi kami sudah jelaskan bahwa rumah oksigen ini adalah tempat isolasi dengan akses oksigen. Jadi istilahnya untuk kasus-kasus para pasien Covid yang membutuhkan oksigen bisa masuk ke fasilitas ini dan juga mendapatkan obat dan akses ke oksigen,” ujar Andre.

Rumah Oksigen Gotong Royong sendiri merupakan fasilitas kesehatan semi permanen yang khusus dilengkapi dengan peralatan suplai oksigen dan tempat tidur perawatan bagi pasien Covid-19 dengan gejala sedang. Fasilitas tersebut didirikan berdekatan dengan pabrik oksigen milik PT Aneka Gas Industri dan direncanakan memiliki 500 tempat tidur perawatan.

“Di fasilitas Pulo Gadung akan ada 500 bed. Masing-masing bed akan punya akses ke oksigen yang disuplai langsung dari pabrik. gas yaitu Samator. Kenapa kita memilih site ini? Karena aksesnya langsung lewat pipa, dari pabrik oksigen langsung ke bed tersebut. Jadi dengan begitu akses suplai oksigen pun menjadi lebih tersedia,” jelas Andre.

Kehadiran rumah oksigen tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan akses terhadap oksigen medis. Selain itu, Andre juga berharap, kehadiran rumah oksigen bisa mengurangi tekanan pada rumah sakit dalam penanganan pasien Covid-19.

Supaya semua pasien yang memerlukan oksigen bisa ditampung di sini dan rumah sakit bisa digunakan untuk pasien-pasien yang memerlukan tambahan medical support. Mudah-mudahan dengan begini kita semua bisa gotong royong, swasta, pemerintah, semua, untuk bisa memerangi perang pandemi ini lebih baik lagi,” ungkap Andre.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid menyambut baik inisiatif pembangunan rumah oksigen pertama yang merupakan upaya gotong royong dari kalangan pengusaha. Ia berharap, inisiatif serupa bisa diwujudkan juga di kota-kota lain, terutama yang membutuhkan tambahan fasilitas kesehatan untuk penanganan Covid-19.

Harapannya ini adalah yang pertama namun akan ada rumah oksigen lainnya. Selain disini nanti di Jawa Timur, di Jawa Tengah, dan lain-lain. Kita mengharapkan semua pengusaha-yang saya katakan adalah pejuang karena ini adalah perang melawan pandemi-untuk bisa bersama-sama, bekerja sama, bergotong royong untuk kita memenangkan perang melawan pandemi,” ujar Arsjad.

Sumber : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://www.presidenri.go.id

You Tube: Sekretariat Presiden

Pemdes Sambiroto Gelar Istighosah Demi Kemaslahatan Warga

Pemdes Sambiroto Gelar Istighosah Demi Kemaslahatan Warga

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Pemerintah Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi menggelar istighosah dan doa bersama di Balai Desa Sambiroto, Jumat (23/07/2021).

Istighosah dihadiri peserta dalam jumlah terbatas dengan menerapkan prokes ketat. Terhitung 23 orang mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh khidmat. Hadir dalam kegiatan, Sri Mulyono (Kepala Desa Sambiroto) beserta jajaran perangkat desa, Ketua RT/RW dan tokoh agama.

Istighosah bertujuan untuk mendekatkan diri dengan Sang Kholiq, Allah SWT. Memohon kepada Zat yang menguasai hidup dan kehidupan agar seluruh warga Sambiroto dan seluiruh Bangsa Indonesia diberikan keselamatan lahir batin. Bermunajat kepada Allah agar dijauhkan dari bencana dan segala marabahaya.

Kepala Desa Sambiroto Sri Mulyono saat memberikan sambutannya saat menggelar istighosah di Balai Desa Sambiroto, Jumat malam (23/07/2021)

Mari dengan segala keikhlasan dan kerendahan hati kita memohon kepada Allah agar seluruh masyarakat Sambiroto diberikan keselamatan dari segala bencana. Pandemi Covid-19 segera diangkat dan kondisi masyarakat Sambiroto bisa pulih kembali seperti sedia kala, tentrem, guyub rukun, gemah ripah loh jinawi,” ungkap Kepala Desa Sambiroto saat memberikan sambutannya.

Berita terkait:

Hikmah Dibalik Pandemi Covid-19

Sementara itu, ustadz Sadi yang memimpin istighosah menjelaskan bahwa semua yang diciptakan oleh Allah SWT di muka bumi ini tidak ada yang sia-sia. Sebagaimana firman Allah SWT Q.S Ali Imron 191 yang artinya “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka”. Demikian juga dengan virus Corona.

Menurutnya, ketika manusia memahami bahwa wabah Covid-19 adalah sesuatu yang menjadi kehendak Allah, dan kemudian mampu mengambil hikmahnya maka tidak lain adalah keridhoan Allah SWT yang akan didapatkan.

Ia menambahkan, pandemi yang saat ini melanda di seluruh dunia bisa jadi adalah teguran dan peringatan agar manusia kembali kepada ketaatan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Istighosah yang dimulai selepas shalat Isya’ tersebut berjalan dengan lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: