SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Pemerintah Desa Sambiroto bersama tim Kecamatan Padas mengadakan survei lokasi kegiatan fisik yang akan dilaksanakan di tahun 2022, Selasa (14/09/2021). Kegiatan tersebut menjadi salah satu bagian dalam penyusunan RKP Desa Tahun Anggaran 2022.

Hadir dalam kegiatan, Ketua Tim Penyusun RKP Desa Sambiroto, Kepala Urusan Perencanaan,konsultan teknis dan BPD. Kegiatan ini juga mendapat pendampingan dari tim Kecamatan Padas yang terdiri dari Kasi Pemerintahan dan PLD (Pendamping Lokal Desa).

Ketua Tim Penyusun RKP Desa sekaligus Sekretaris Desa, Marsono menjelaskan bahwa terdapat enam titik yang menjadi prioritas kegiatan fisik tahun 2022.

“Untuk kegiatan fisik di tahun 2022, rencana kita ada 6 titik. Kegiatannya berupa pavingisasi dan drainase,” jelasnya.

Ia menambahkan, dari keenam kegiatan fisik itu ada dua kegiatan yang sudah tersusun dalam RKP Desa di tahun 2021. “Ada dua kegiatan yang sebenarnya sudah masuk di RKP Desa 2021, namun ada perubahan mata anggaran. Karena refocusing Dana Desa untuk penanganan Covid-19, akhirnya kegiatan itu belum dapat direalisasikan di 2021. Dan sekarang kita masukkan lagi di RKP Desa 2022,” imbuhnya.

Adapun kegiatan fisik yang akan dimasukkan dalam penyusunan RKP Desa Sambiroto TA 2022 yaitu pavingisasi di Dusun Sambiroto I (2 kegiatan), Dusun Sambiroto II (2 kegiatan) dan Dusun Bolo II (1 kegiatan) serta satu kegiatan drainase di Dusun Sambiroto II.

“Hasil survey masih akan kita kaji ulang sebelum masuk RKP Desa 2022. Prioritas mana saja yang paling dibutuhkan masyarakat. Selain itu tentu kita lakukan penghitungan anggaran dan volume kegiatan yang ada,” pungkas Marsono.

Pemdes Sambiroto bersama BPD dan tim Kecamatan Padas melakukan survei lokasi di RT 003 RW 001, Dusun Sambiroto I, Selasa (14/09/2021)

Perencanaan Memiliki Peran Penting

Sementara itu Kasi Pemerintahan Kecamatan Padas, Sujarwo mengungkapkan kehadirannya bersama tim untuk melakukan pendampingan. “Dalam penyusunan RKP di Desa Sambiroto kita lakukan pendampingan, juga bersama pendamping desa maupun PLD. Ya, tujuannya agar desa mempunyai perencanaan yang lebih baik dan matang,” terangnya.

Menurutnya, perencanaan mempunyai peran strategis dalam keberhasilan suatu pembangunan. Perencanaan adalah titik awal dari sebuah proses pembangunan. Dan hal itu harus ada keseimbangan, kesinambungan dan keberlanjutan antara planning (perencanaan), organizing (tata kelola atau pengorganisasian), actuating (aktualisasi) dan controlling (pengawasan).

Baca juga: