SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Pemerintah Desa Sambiroto bersama dinas terkait terus melakukan upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya penanganan stunting. Upaya itu dilakukan dengan intervensi diantaranya, Pemberian Makanan Tambahan (PMT), promosi dan pemantauan melalui posyandu, pemeriksaan kehamilan, promosi dan konseling ibu menyusui dan tata laksana gizi buruk.

Guna merealisasikan program tersebut, Pemerintah Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, melalui Poskesdes memberikan PMT kepada 22 balita stunting.

Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Sambiroto, Sabtu (23/10/2021) usai kegiatan PMT pada bumil.

Bidan Desa Sambiroto Siti Munawaroh (paling kanan) saat kegiatan PMT Balita di Balai Desa Sambiroto, Sabtu (23/10/2021)

Hari ini ada dua kegiatan sekaligus. Yang pertama PMT bumil, kemudian dilanjutkan dengan PMT bagi balita stunting,” ungkap Siti Munawaroh, Bidan Desa Sambiroto.

Menurutnya dua kegiatan ini saling berkaitan. “Dua kegiatan ini sama pentingnya. Baik PMT bumil maupun PMT balita semua berkaitan dan penting untuk menekan, bahkan mencegah stunting,” lanjutnya.

Ia menambahkan, terdapat 22 balita stunting di Desa Sambiroto, tapi pada kegiatan kali ini hanya diikut 20 balita.

Ia berharap semua pihak terkait dapat mendukung kegiatan ini sehingga Desa Sambiroto terbebas dari stunting.

Kita harapkan semua stakeholder atau pihak terkait bisa mendukung pengentasan stunting di Sambiroto. Kita tidak bisa sendiri, semua pihak harus mengambil peran, terutama keluarga bumil dan balita,” tambahnya.

Selain PMT, upaya penanganan stunting di wilayah Kecamatan Padas dilakukan dengan imunisasi, orang tua asuh bagi balita stunting dan Bumil KEK (Kekurangan Energi Kronis) yang sudah mulai berjalan.

Berita sebelumnya: