UPT Puskesmas Padas Lakukan Skrining Anak Usia Sekolah dan Remaja

UPT Puskesmas Padas Lakukan Skrining Anak Usia Sekolah dan Remaja

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Padas melaksanakan skrining kesehatan bagi anak usia sekolah dan remaja di Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Kamis (16/09/2021) . Bertempat di balai desa Sambiroto, kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut pembinaan posyandu dalam rangka memperluas akses kesehatan bagi anak usia sekolah dan remaja.

Salah satu tujuan kegiatan ini adalah penjaringan dan pemeriksaan kesehatan sebagai langkah deteksi dini tentang risiko masalah kesehatan pada anak sekolah dan remaja.

Dua tenaga kesehatan, Ika dan Vika dari Tim 3 UPT Puskesmas Padas ditugaskan pada kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini. Dalam pelaksanaannya, skrining mendapat dukungan dari 12 kader Posrem (Posyandu Remaja) Sigap Desa Sambiroto dan dibantu kader senior.

Posyandu remaja (Posrem) menjadi salah satu upaya pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan jajaran dibawahnya untuk menyiapkan kualitas remaja baik fisik maupun mental agar produktif dan berdaya saing. Pembinaan posyandu remaja dilakukan ditingkat bawah yang dimulai dari desa.

Kegiatan diawali dengan menerapkan protokol kesehatan CTPS (cuci tangan pakai sabun) dan pengecekan suhu tubuh. Dilanjutkan dengan registrasi di 2 meja pendaftaran yang telah disediakan. Skrining awal dilakukan oleh kader Posrem Sigap dengan timbang badan, pengukuran tinggi badan, lingkar lengan, tekanan darah serta pemberian vitamin.

Kegiatan ini dihadiri 135 dari empat ratusan anak usia sekolah dan remaja di Desa Sambiroto. Selain pemeriksaan kesehatan, mereka juga mendapatkan informasi, edukasi dan konseling kesehatan remaja secara lebih mendalam oleh Tim 3.

Berbekal informasi dan edukasi yang diberikan, diharapkan para remaja memiliki kematangan secara fisik dan mental dalam mempersiapkan masa depannya, termasuk mengurangi resiko pernikahan dini dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang kerap terjadi.

Berita serupa:

.

Pemdes Sambiroto Salurkan BLT Desa Bulan Kesembilan

Pemdes Sambiroto Salurkan BLT Desa Bulan Kesembilan

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Pemerintah Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa bulan kesembilan.

Penyaluran bantuan yang bersumber dari Dana Desa (DD) tersebut dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Padas pada Kamis (16/09/2021).

Berita terkait:

Bekerjasama dengan Bank Jatim, BLT Desa disalurkan kepada 35 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sekretaris Desa Sambiroto Marsono yang mendampingi kegiatan tersebut membenarkan, BLT Desa bulan Agustus tersalurkan kepada 35 KPM dari 38 KPM yang ada. BLT Desa untuk 3 KPM tidak dapat tersalurkan karena penerima telah meninggal dunia.

Penyaluran BLT Desa bulan kesembilan, Kamis (16/09/2021) di Pendopo Kecamatan Padas

Sementara itu, total penerima BLT Desa se-Kecamatan Padas berjumlah 354 KPM. Desa Banjaransari (28 KPM), Bendo (20 KPM), Tambakromo (44 KPM), Tungkulrejo (41 KPM), Bintoyo (22 KPM), Sukowiyono (30 KPM), Munggut (22 KPM) , Pacing (23 KPM) , Padas (21 KPM) , Kedungprahu (42 KPM) dan Kwadungan Lor (23 KPM).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut berjalan dengan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga:

Bersama Tim Kecamatan Padas, Pemdes Sambiroto Survei Lokasi Kegiatan Fisik TA 2022

Bersama Tim Kecamatan Padas, Pemdes Sambiroto Survei Lokasi Kegiatan Fisik TA 2022

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Pemerintah Desa Sambiroto bersama tim Kecamatan Padas mengadakan survei lokasi kegiatan fisik yang akan dilaksanakan di tahun 2022, Selasa (14/09/2021). Kegiatan tersebut menjadi salah satu bagian dalam penyusunan RKP Desa Tahun Anggaran 2022.

Hadir dalam kegiatan, Ketua Tim Penyusun RKP Desa Sambiroto, Kepala Urusan Perencanaan,konsultan teknis dan BPD. Kegiatan ini juga mendapat pendampingan dari tim Kecamatan Padas yang terdiri dari Kasi Pemerintahan dan PLD (Pendamping Lokal Desa).

Ketua Tim Penyusun RKP Desa sekaligus Sekretaris Desa, Marsono menjelaskan bahwa terdapat enam titik yang menjadi prioritas kegiatan fisik tahun 2022.

“Untuk kegiatan fisik di tahun 2022, rencana kita ada 6 titik. Kegiatannya berupa pavingisasi dan drainase,” jelasnya.

Ia menambahkan, dari keenam kegiatan fisik itu ada dua kegiatan yang sudah tersusun dalam RKP Desa di tahun 2021. “Ada dua kegiatan yang sebenarnya sudah masuk di RKP Desa 2021, namun ada perubahan mata anggaran. Karena refocusing Dana Desa untuk penanganan Covid-19, akhirnya kegiatan itu belum dapat direalisasikan di 2021. Dan sekarang kita masukkan lagi di RKP Desa 2022,” imbuhnya.

Adapun kegiatan fisik yang akan dimasukkan dalam penyusunan RKP Desa Sambiroto TA 2022 yaitu pavingisasi di Dusun Sambiroto I (2 kegiatan), Dusun Sambiroto II (2 kegiatan) dan Dusun Bolo II (1 kegiatan) serta satu kegiatan drainase di Dusun Sambiroto II.

“Hasil survey masih akan kita kaji ulang sebelum masuk RKP Desa 2022. Prioritas mana saja yang paling dibutuhkan masyarakat. Selain itu tentu kita lakukan penghitungan anggaran dan volume kegiatan yang ada,” pungkas Marsono.

Pemdes Sambiroto bersama BPD dan tim Kecamatan Padas melakukan survei lokasi di RT 003 RW 001, Dusun Sambiroto I, Selasa (14/09/2021)

Perencanaan Memiliki Peran Penting

Sementara itu Kasi Pemerintahan Kecamatan Padas, Sujarwo mengungkapkan kehadirannya bersama tim untuk melakukan pendampingan. “Dalam penyusunan RKP di Desa Sambiroto kita lakukan pendampingan, juga bersama pendamping desa maupun PLD. Ya, tujuannya agar desa mempunyai perencanaan yang lebih baik dan matang,” terangnya.

Menurutnya, perencanaan mempunyai peran strategis dalam keberhasilan suatu pembangunan. Perencanaan adalah titik awal dari sebuah proses pembangunan. Dan hal itu harus ada keseimbangan, kesinambungan dan keberlanjutan antara planning (perencanaan), organizing (tata kelola atau pengorganisasian), actuating (aktualisasi) dan controlling (pengawasan).

Baca juga:

Kabupaten Ngawi Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani  Tahun 2021

Kabupaten Ngawi Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Kabupaten Ngawi raih penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021 dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebagai peringkat 3 Kabupaten dalam peningkatan produksi padi tertinggi.

Penghargaan diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin didampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo kepada Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Jakarta Pusat, Senin (13/09/21).

Abdi Bakti Tani adalah penghargaan bentuk apresiasi atas kinerja dan prestasi Pemerintah Daerah yang telah berkontribusi dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan bagi 273 juta penduduk Indonesia dan meningkatkan ekspor produk pertanian. Kegiatan ini juga sebagai rangkaian peringatan Hari Tani Nasional Tahun 2021 yang diperingati setiap Tanggal 24 September.

Sebanyak 9 Gubernur dan 10 Bupati yang menerima Penghargaan Abdi Bakti Tani 2021, yakni Gubernur Lampung, Jawa Timur, Banten, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat dan Sulawesi Utara. Sedangkan untuk Pemkab diberikan kepada Bupati Ngawi, Bintan, Cilacap, Kota Baru, Deli Serdang, Brebes, Oku Timur, Gresik, Kota Waringin Barat dan Bupati Semarang.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menerima penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021 di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Jakarta Pusat, Senin (13/09/21)

Ditemui usai menerima penghargaan, Ony Anwar Harsono mengatakan bahwa capaian ini berkat upaya kerja bersama gotong royong antara pemerintah daerah bersama petani sehingga mencapai target produktifitas padi di Kabupaten Ngawi naik dari peringkat ke-6 secara nasional ke peringkat ke-3.

“Alhamdullilah kali ini diperingkat tiga setelah Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Brebes,” katanya.

Bupati Ngawi berharap dengan peningkatan peringkat ini mampu berbanding lurus dengan kesejahateraan masyarakat, mengingat pertanian merupakan penopang utama perekonomian khususnya di Kabupaten Ngawi.

Semoga dengan peningkatan produktifitas ini kita ada peningkatan kesejahteraan masyarakat kita khususnya petani kita dan Alhamdulillah kita diapresiasi oleh Pemerintah Pusat sehingga kita bisa maju lagi dibidang pertanian,” tandasnya.

Sumber: Facebook Pemerintah Kabupaten Ngawi

Survei Lokasi Pengembangan Pamsimas Gunakan Metode Geolistrik

Survei Lokasi Pengembangan Pamsimas Gunakan Metode Geolistrik

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Pemerintah Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi melakukan survei lokasi rencana pengembangan Pamsimas, Selasa (14/09/2021). Rencana pengembangan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) berlokasi di area persawahan blok 1, RT 003 RW 002, Dusun Sambiroto II.

Desa Sambiroto nanti, tahun depan kita ajukan untuk pengembangan Pamsimas yaitu tahun anggaran 2022. Makanya kita siapkan mulai hari ini survei lokasi menggunakan geolistrik. Tujuannya untuk mengetahui letak sumber air tanah yang ada.” kata Kepala Desa Sambiroto Sri Mulyono saat di lokasi. Kehadiran Kepala Desa Sambiroto di dampingi tim surveyor dan jajaran perangkat desa, kepala dusun serta ketua RT setempat.

Program pengembangan Pamsimas ini diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi 283 Kepala Keluarga (KK) dan 719 jiwa.

Sementara itu, ketua tim surveyor dari Geotitis Ngawi menjelaskan kondisi geologi dan hidrologi setiap daerah berbeda, maka perlu dilakukan pendeteksian air tanah dengan metode geolistrik. Ini dilakukan untuk menganalisa ada tidaknya potensi air tanah di area tersebut. Menurutnya, salah satu cara penyelidikan langsung di lapangan yang paling mudah tapi cukup efektif untuk penelitian potensi air tanah adalah dengan cara survey geolisrik.

Metode Geolistrik digunakan dengan memasang resistivity meter saat survei lokasi pengembangan Pamsimas di Blok 1 RT 003 RW 002 Dusun Sambiroto II, Desa Sambiroto, Selasa (14/09/2021)

Metode ini digunakan untuk mendeteksi tahanan jenis batuan di bawah permukaan tanah dengan alat resistivity meter. Dari nilai parameter terlihat mana yang menghantarkan listrik paling baik dan mana yang tidak. Penghantar listrik yang paling baik diindikasikan sebagai air. Survei geolistrik akan memperoleh data yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan dimana lokasi pengeboran sumur dilakukan.

“Tadi kita ambil bentang dengan range 700 meter. Titik pusat ada di sekitar sini, kita tarik ke barat 350 meter dan ke arah timur 350 meter. Semakin jauh bentangan semakin dalam yang mampu dideteksi. Analisa sementara titik pengeboran ada dalam radius 20 meter dari pusat bentang. Nanti kita olah lagi datanya di kantor.” jelas Didit, ketua tim surveyor.

Program Pamsimas Dimulai Tahun 2008

Sebagai catatan, program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat, atau dikenal dengan sebutan Pamsimas, merupakan platform pembangunan air minum dan sanitasi perdesaan yang dilaksanakan dengan pendekatan berbasis masyarakat. Program PAMSIMAS I (2008-2012) dan PAMSIMAS II (2013-2015), telah berhasil menambah akses air minum aman bagi 10,4 juta jiwa dan akses sanitasi layak bagi 10,4 juta jiwa di lebih dari 12.000 desa/kelurahan yang tersebar di 233 kabupaten/kota di 32 provinsi di Indonesia.

Pamsimas telah menjadi salah satu program andalan nasional (Pemerintah dan Pemerintah Daerah) untuk meningkatkan akses penduduk perdesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat.

Saat ini Program Pamsimas memasuki fase ketiga (Pamsimas III) yang dilaksanakan pada kurun waktu 2016-2020, dan akan menyasar 15.000 desa sasaran baru serta mengelola keberlanjutan program di hampir lebih dari 27.000 desa peserta Pamsimas di seluruh Indonesia. Desa Sambiroto termasuk penerima program Pamsimas III yang digulirkan pemerintah di tahun 2019. Saat ini Pamsimas yang memiliki nama Pamsimas Sambi Makmur ini telah berjalan selama kurang lebih dua tahun dan memiliki sebanyak 271 pemanfaat.

Berita terkait: