Musdes Penyusunan RKP Desa Sambiroto TA 2023

Musdes Penyusunan RKP Desa Sambiroto TA 2023

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama Pemerintah Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi menggelar Musyawarah Desa Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) TA 2023, Rabu (10/08/2022).

Kegiatan yang digelar di Balai Desa Sambiroto tersebut dihadiri BPD, Kepala Desa beserta jajarannya, LPMD, Ketua RT/RW dan Tim Penggerak PKK, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Karang Taruna Kompas dan perwakilan masyarakat. Selain itu turut hadir dalam kegiatan Babinsa, Bhabinkamtibmas dan perwakilan Mahasiswa KKN UINSA (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel) Surabaya. Bertindak selaku narasumber Camat Padas dan Kepala Desa Sambiroto beserta Pendamping Desa.

Musyawarah dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua BPD Samsu Mustakim. Dalam sambutannya ia mengungkapkan dasar hukum pelaksanaan Musyawarah Desa dan beberapa hal berkenaan dengan penyusunan rencana kerja pemerintah desa kedepan.

“Perlu kami sampaikan bahwa seperti informasi yang kami terima saat sosialisasi di kecamatan kemarin, bahwa pemerintah kabupaten telah menetapkan tiga kebijakan daerah yang akan dilaksanakan di tahun 2023. Yang pertama adalah RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), kedua kegiatan peningkatan produksi tanaman pangan serta ketiga, pembangunan atau rehabilitasi jalan atau jembatan yang sudah masuk dalam rencana kerja desa,” ungkap Samsu Mustakim.

Dalam kesempatan berikutnya, tiba saatnya Kepala Desa Sambiroto menyampaikan realisasi RKP Desa TA 2022 semester pertama dan skala prioritas RKP Desa TA 2023.

Kepala Desa Sambiroto Sri Mulyono menjelaskan beberapa program kegiatan yang masuk dalam RKP Desa TA 2022 sebagian besar telah terealisasi, salah satunya bantuan sarana dan prasarana.

“Jadi, kami sampaikan kegiatan yang sudah terealisasi di 2022. Diantaranya pembangunan fisik berupa pavingisasi di RT 001 RW 001, Dusun Sambiroto I dan pavingisasi di RT 002 RW 002, Dusun Sambiroto II yang sebagian bersumber dari dana desa dan pendapatan asli desa (PADes). Kemudian ada pembangunan talud di RT 004 RW 004 Dusun Bolo 2 ” jelas Sri Mulyono.

Ia menambahkan, kegiatan lain yang sudah terlaksana berupa penyaluran BLT Desa selama 6 bulan, rehabilitasi jalan sawah di Sambiroto I dan Bolo I serta kegiatan lainnya.

Sementara itu Camat Padas Dodi Aprilasetia menekankan pentingnya perencanaan dalam kinerja pemerintah desa. “Perencanaan yang salah sama halnya dengan menciptakan kegagalan,” tegasnya. Menurutnya, hal yang tidak kalah penting adalah menindaklanjuti dengan koordinasi tata kelola, aktualisasi pelaksanaan dan pengawasan. “Planning, organizing, actuating dan controlling menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kinerja pemerintah desa,” imbuhnya.

Penandatanganan Berita Acara Musdes Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2023 di Balai Desa Sambiroto, Rabu (10/08/22)

Musdes akhirnya menyepakati pembentukan Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa, harga dasar sewa tanah kas desa dan skala prioritas kegiatan di tahun 2023.

Musdes yang rencananya dijadwalkan Kamis pagi (11/08/22) terpaksa diajukan pelaksanaannya pada Rabu malam (10/08/22) mengingat saat ini masyarakat tengah sibuk-sibuknya menggarap lahan pertanian memasuki musim tanam ketiga.

Saat Mahasiswa KKN Menari Bukan di Desa Penari

Saat Mahasiswa KKN Menari Bukan di Desa Penari

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Ini bukan alur cerita film “KKN di Desa Penari” yang sempat viral beberapa waktu lalu. Namun, ini tentang tentang rasa ingin tahu dan melihat lebih dekat tentang tradisi dan budaya di sebuah desa.

Adalah Praja Mas’ud dan Moch. Faizal Karim, mahasiswa UINSA Surabaya yang tengah melaksanakan KKN di Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi. Kedua mahasiswa tersebut tampak mengikuti langkah demi langkah dan gerakan demi gerakan kelompok penari di samping dan depannya. Meski terlihat kikuk, keduanya tampak antusias menari diiringi irama lokananta.

Pemandangan tersebut tampak terlihat pada kegiatan langen bekso yang digelar Pemerintah Desa Sambiroto dalam rangka Bersih Desa atau Nyadran di Balai Desa Sambiroto, Jumat pagi (29/02/2022).

Momen tersebut berawal saat Kepala Desa Sambiroto, Sri Mulyono memberikan sampur penghormatan bagi perwakilan mahasiswa UINSA untuk terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.

Ditemui usai kegiatan, Praja Mas’ud mengungkapkan rasa keingintahuannya tentang adat istiadat dan budaya yang ada di Desa Sambiroto.

Praja Mas’ud (Mahasiswa KKN UINSA Surabaya) sedang mengikuti gerakan tari atau langen bekso pada kegiatan Bersih Desa di Balai Desa Sambiroto, Jumat (29/07/2022)

“Motivasinya ingin tahu dan penasaran. Sedangkan saya orangnya tertantang untuk melakukan sesuatu yang baru, dan menurut saya itu unik,” ungkap Praja.

Mahasiswa semester 7 Fakultas Dakwah dan Komunikasi ini menambahkan, ini adalah pertama kalinya ia hadir dan mengetahui secara langsung seni budaya langen bekso. Ia menyebutkan tidak pernah sekalipun ia menjumpai pagelaran budaya serupa di daerah asalnya Sidoarjo yang notabene kawasan perkotaan. Ia berharap agar adat istiadat dan budaya yang ada di desa tetap terjaga dan dilestarikan.

Kepala Desa Sambiroto Sri Mulyono saat menyampaikan sambutannya pada acara Bersih Desa di Balai Desa Sambiroto, Jumat (29/07/2022)

Sementara itu, Kepala Desa Sambiroto Sri Mulyono mengapresiasi keterlibatan anak-anak muda, khususnya mahasiswa yang mau terlibat langsung dalam kegiatan bersih desa. Menurutnya, mereka mau membaur, beradaptasi dengan masyarakat serta menghargai budaya dan kearifan lokal.

Baca juga:

Pemdes Sambiroto Gelar Pelestarian Budaya Dalam Rangka Bersih Desa

Pemdes Sambiroto Gelar Pelestarian Budaya Dalam Rangka Bersih Desa

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Indonesia merupakan negara besar yang masyarakatnya sangat menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi dan budaya ketimuran. Banyak hal yang dapat dilaksanakan demi menjaga warisan leluhur agar tetap lestari ditengah arus modernisasi yang begitu deras.

Salah satu usaha yang dilakukan pemerintah desa Sambiroto dalam rangka melestarikan budaya lokal dengan menggelar kesenian langen bekso dalam rangkaian acara bersih desa atau nyadran, Jumat (29/07/2022).

Acara diawali dengan doa bersama, bermunajat kepada Allah SWT agar desa Sambiroto senantiasa dalam lindungan-Nya, pemimpin dan seluruh elemen masyarakat diberikan kekuatan lahir dan batin untuk membangun Sambiroto menuju desa yang guyub rukun, adil, makmur, maju dan sejahtera.

Bertempat di Balai Desa Sambiroto, acara yang dimulai pukul 08.30 WIB itu dihadiri Kepala Desa Sambiroto, jajaran perangkat desa, BPD, LPMD, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan mahasiswa UINSA Surabaya.

Merunut sejarah para pendahulu, pelaksanaan kegiatan bersih desa dengan menggelar kesenian budaya ini dilaksanakan di dua lokasi yakni di Dusun Sambiroto 1 dan Sambiroto 2, sedangkan lokasi ke-2 dilaksanakan Dusun Bolo 1 dan Bolo 2.

Sebagaimana ditegaskan Kepala Desa Sambiroto Sri Mulyono dalam sambutannya, hal itu tidak lepas dari sejarah terbentuknya desa Sambiroto yang terdiri dari 2 krajan (satuan wilayah terkecil pada waktu itu), Sambiroto dan Bolo.

Di akhir sambutannya, Kepala desa yang akrab disapa Yonik tersebut juga mengajak seluruh hadirin dan tamu undangan untuk mengheningkan cipta, mendoakan para leluhur dan para perangkat desa yang telah meninggal dan menjadi bagian sejarah dan kemajuan mulai awal berdirinya Desa Sambiroto.

Rangkaian bersih desa dengan pagelaran langen bekso selanjutnya juga akan digelar di Dusun Bolo 2 usai pelaksanaan sholat Jumat.

Kepala Desa Sambiroto Terima Kunjungan Mahasiswa KKN dari UINSA Surabaya

Kepala Desa Sambiroto Terima Kunjungan Mahasiswa KKN dari UINSA Surabaya

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Kepala Desa Sambiroto beserta jajaran perangkat desa menerima kunjungan 6 perwakilan mahasiswa UINSA (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel) Surabaya di Balai Desa Sambiroto, Kamis (14/07/22).

Kedatangan mereka menindaklanjuti ijin yang telah diberikan oleh Bakesbangpol Provinsi dan Kabupaten Ngawi serta pemerintah setempat terkait pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Kepala Desa Sambiroto, Sri Mulyono menyambut kedatangan mereka dengan tangan terbuka. Dia berharap kegiatan KKN di Desa Sambiroto dapat memberikan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik mahasiswa maupun masyarakat.

Mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dari bangku kuliah untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Demikian pula sebaliknya, dengan berbaur bersama masyarakat terlebih lagi di wilayah perdesaan, mahasiswa dapat menambah wawasan baru tentang kultur, sosial budaya dan keberagaman masyarakat terutama di wilayah Kabupaten Ngawi.

Mengingat mereka berasal dari disiplin ilmu yang berbeda. Ada yang menempuh Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Adab dan Humaniora, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dan fakultas lainnya. Rata-rata para mahasiswa tersebut sedang menempuh semester 6. Namun terdapat satu orang yang kebetulan sedang menempuh semester 8. “Saya semester 8”, ungkap Firdaus Hidayatullah, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik jurusan hubungan internasional tersebut.

Oleh karenanya, Sri Mulyono berharap agar para mahasiswa dapat segera beradaptasi dengan karakteristik masyarakat di desanya, terlebih lagi kultur dan sosial budaya yang jauh berbeda dari daerah asalnya. “Kami harapkan adik-adik mahasiswa ini agar bisa beradaptasi dengan cepat, mengingat kondisi dan karakter wilayah perdesaan tentu sangat berbeda dibandingkan dengan perkotaan tempat dimana mereka berasal,” terangnya.

Mahasiswa UINSA Surabaya berfoto bersama jajaran Perangkat Desa Sambiroto sebelum melaksanakan observasi lokasi KKN, Kamis (14/07/22)

Kepala desa yang akrab dipanggil Yonik ini berpesan agar para mahasiswa juga tidak mudah terpengaruh dengan ajaran-ajaran yang menjurus ke arah radikalisme. “Jadi saya tegaskan, jangan sampai adik-adik mahasiswa ini gampang terpengaruh dengan ajaran radikalisme, apalagi menyebarkan faham ini. Saya tidak mau masyarakat desa yang sudah kondusif ini menjadi terganggu,” tegasnya.

Pihaknya berjanji akan memberikan pendampingan, bimbingan, arahan dan pengawasan sebaik baiknya selama KKN berlangsung. Menurut rencana, KKN akan diikuti oleh 24 mahasiswa UINSA mulai tanggal 18 Juli – 26 Agustus 2022.

Baca juga:

Total, 5 Sapi dan 61 Kambing pada Hari Idul Adha 1443 H/2022 M

Total, 5 Sapi dan 61 Kambing pada Hari Idul Adha 1443 H/2022 M

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Total, 5 ekor sapi dan 61 ekor kambing disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1443 H/2022 M di Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi.

Kata kurban merupakan kata serapan yang berasal dari bahasa Arab yang artinya dekat atau sangat dekat. Sedangkan menurut istilah syara’, kurban adalah binatang ternak yang disembelih untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT pada hari Adha, tanggal 10 Dzulhijjah dan hari-hari Tasyriq (tanggal 11,12,dan 13 Dzulhijjah).

Tahun ini pelaksanaan hari raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1443 H sesuai ketetapan pemerintah bertepatan dengan 10 Juli 2022 M. Namun demikian, sebagian umat Islam di tanah air berkeyakinan puncak ibadah haji jatuh pada hari Sabtu tanggal 9 Juli 2022. Meskipun berbeda pandangan tentang hal ini, namun masing-masing memiliki dasar dan tetap saling menghargai perbedaan tersebut sebagai rahmat Allah SWT.

Adapun pelaksanaan sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban tersebar di beberapa titik di Desa Sambiroto. Setidaknya ada 12 lokasi, baik masjid maupun mushola yang digunakan untuk kegiatan tersebut.

Berikut data yang berhasil kami himpun dari lapangan:

Dusun Sambiroto I

  1. Mushola Ar Rohman 6 Kambing
  2. Masjid Al Hidayah 8 Kambing

Dusun Sambiroto II

  1. Masjid Baitul Iman 5 kambing, 1 Sapi
  2. Mushola Miftahul Huda 2 Kambing
  3. Mushola Sunan Kalijaga 1 Kambing
  4. Mushola Miftahul Jannah 1 Sapi
  5. Mushola Nurul Mubarak 1 Sapi

Dusun Bolo 1

  1. Masjid Al Amin 7 Kambing
  2. Masjid Baitul Islam 12 Kambing, 2 Sapi
  3. Mushola Al Ikhlas 3 Kambing

Dusun Bolo 2

  1. Masjid Syuhada 12 Kambing
  2. Masjid Al Falaq 5 Kambing
Pemdes Sambiroto Salurkan BLT Desa Bulan 5 dan 6

Pemdes Sambiroto Salurkan BLT Desa Bulan 5 dan 6

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Bertempat di Pendopo Kecamatan Padas, Pemerintah Desa Sambiroto menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Desa bulan kelima dan keenam, Kamis (09/06/2022).

Bantuan yang bersumber dari Dana Desa tersebut diserahkan kepada 111 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dimana masing-masing menerima Rp 300 ribu/bulan, total KPM menerima Rp. 600 ribu untuk 2 bulan.

Pada penyaluran kali ini kegiatan dipusatkan di Balai Desa Kedungprahu mulai pukul 09.00 WIB. Lokasi penyaluran yang sama dengan dua desa lainnya yakni, Desa Kedungprahu dan Desa Bintoyo.

Di Tahun 2022 ini, Pemerintah Desa Sambiroto menganggarkan Rp.399.600.000,- (tiga ratus sembilan puluh sembilan juta enam ratus ribu rupiah) untuk BLT Desa atau sekitar 40% dari pagu DD (Dana Desa). Hal ini mendasar Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104 Tahun 2021. Sementara itu, pagu DD Desa Sambiroto mencapai Rp 996.426.000,-

Berdasarkan jadwal yang dirilis oleh Kantor Kecamatan Padas, terdapat total 1.321 penerima BLT Desa di wilayah Kecamatan Padas. Sedangkan penyalurannya dilakukan dalam 2 gelombang, 8 dan 9 Juni 2022 masing-masing 6 desa.

Pada penyaluran kali ini sekaligus dilaksanakan bersamaan dengan vaksinasi lanjutan dan booster bagi KPM oleh Polres Ngawi. Hal ini diharapkan cakupan vaksinasi booster bagi masyarakat di Kabupaten Ngawi meningkat meskipun tren kasus Covid-19 cenderung menurun.

Baca juga: