Pemdes Sambiroto Salurkan BLT Desa Bulan Kesebelas

Pemdes Sambiroto Salurkan BLT Desa Bulan Kesebelas

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Pemerintah Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa bulan kesebelas, Selasa (16/11/21) bertempat di Balai Desa Sukowiyono.

Selain KPM asal Desa Sambiroto, di lokasi yang sama juga disalurkan BLT Desa untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) asal Desa Sukowiyono, Kedungprahu, Tungkulrejo, Bintoyo dan Kwadungan Lor.

Berbeda dengan sebelumnya, di wilayah Kecamatan Padas penyaluran bantuan yang bersumber dari Dana Desa (DD) tersebut dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yakni Balai Desa Sukowiyono dan Balai Desa Munggut, masing-masing 6 desa. Hal ini dikarenakan ada kegiatan Audiensi/Advokasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang digelar di Pendopo Kecamatan Padas pada waktu yang sama.

Bekerjasama dengan Bank Jatim, BLT Desa disalurkan kepada 35 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sekretaris Desa Sambiroto Marsono yang mendampingi kegiatan tersebut membenarkan, BLT Desa bulan November tersalurkan kepada 35 KPM dari 38 KPM yang ada. BLT Desa untuk 3 KPM tidak dapat tersalurkan karena penerima telah meninggal dunia.

Sementara itu, dari informasi jadwal penyaluran yang dikeluarkan Kecamatan Padas, total penerima BLT Desa se-Kecamatan Padas berjumlah 354 KPM. Desa Banjaransari (28 KPM), Bendo (20 KPM), Tambakromo (44 KPM), Tungkulrejo (41 KPM), Bintoyo (22 KPM), Sukowiyono (30 KPM), Munggut (22 KPM) , Pacing (23 KPM) , Padas (21 KPM) , Kedungprahu (42 KPM) dan Kwadungan Lor (23 KPM).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berjalan dengan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan.

Penyaluran BLT Desa Bulan Kesebelas, KPM Dihimbau Ikut Vaksinasi

Penyaluran BLT Desa Bulan Kesebelas, KPM Dihimbau Ikut Vaksinasi

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Pemerintah Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi akan segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT Desa) bulan kesebelas.

Hal itu terkonfirmasi dari surat Camat Padas tanggal 12 November 2021, Nomor 140/920/404.302/2021 tentang jadwal penyaluran BLT Desa bulan kesebelas.

Disebutkan dalam surat ini, penyaluran BLT Desa bulan kesebelas dijadwalkan dilaksanakan hari Selasa, 16 November 2021. Berbeda dengan penyaluran sebelumnya yang dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Padas, BLT Desa kali ini akan disalurkan di dua lokasi yang berbeda, yakni Balai Desa Sukowiyono dan Balai Desa Munggut mulai pukul 08.00 WIB. Hal ini dikarenakan ada kegiatan Germas yang digelar di Pendopo Kecamatan Padas pada waktu yang sama.

Total, terdapat 354 KPM BLT Desa dari 12 desa di Kecamatan Padas

Pada penyaluran bantuan tunai yang bersumber dari Dana Desa ini, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Desa dihimbau untuk membawa sertifikat vaksinasi Covid-19.

Semenatara, bagi mereka yang belum divaksin dihimbau untuk mengikuti vaksinasi dan mendaftarkan diri melalui satgas desa masing-masing atau ke Puskesmas Padas.

Hal ini penting untuk pecepatan penanggulangan Covid-19, utamanya bagi kelompok rentan seperti lansia.

Pelatihan Sistem Aplikasi Bantuan Keuangan Desa

Pelatihan Sistem Aplikasi Bantuan Keuangan Desa

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Badan Keuangan melakukan inovasi baru dengan merilis aplikasi Sistem Aplikasi Bantuan Keuangan Desa (Sibankeudes). Aplikasi tersebut diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang tertib, efektif dan efisien.

Hal ini berkenaan dengan mekanisme penyaluran Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Desa yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2022.

Terkait hal itu, Badan Keuangan menggelar pelatihan Simbakeudes bagi operator desa se-Kabupaten Ngawi yang dijadwalkan berlangsung mulai 4-11 November 2021.

Selasa (9/11/21), Badan Keuangan mengadakan pelatihan di Pendopo Kecamatan Padas. Pelatihan Sibankeudes diikuti 20 operator desa dari dua wilayah Kecamatan Padas (12 desa) dan Kecamatan Kasreman (8 desa).

Hadir membuka pelatihan, Camat Padas Dodi Aprilasetia mengatakan “Yang jelas dengan adanya aplikasi seperti ini saya yakin ini sangat mempermudah kita dalam pengelolaan keuangan,” kata Dodi.

Ia menambahkan, tujuan yang hendak dicapai dalam penggunaan aplikasi ini dalam pengelolaan keuangan, “Yang jelas tujuannya lebih baik, lebih transparan dan lebih dapat dipertanggungjawabkan,” imbuhnya.

Menu aplikasi Sibankeudes meliputi penganggaran, penatausahaan, akuntansi, pengaturan, monitoring dan panduan.

Penyampaian materi Sistem Aplikasi Bantuan Keuangan Desa (Sibankeudes) oleh Staf Badan Keuangan Ngawi di Kecamatan Padas, Selasa (9/11/21)

Sementara itu, Narasumber dari Badan Keuangan Kabupaten Ngawi, Tuhu Hariyana mengungkapkan Sibankeudes merupakan aplikasi transaksi keuangan antar lini, Pemerintah Daerah dalam hal ini Badan Keuangan dengan Pemerintah Desa.

Aplikasi ini sudah mencakup transaksi keuangan dari rekening Kas Umum Daerah ke rekening kas desa mulai dari proses pengajuan dari masing-masing badan keuangan desa,” jelas Tuhu Hariyana.

Kegiatan pelatihan di Pendopo Kecamatan Padas sebelum akhirnya dipindahkan ke dalam ruangan

Sempat terkendala hujan disertai angin, kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Padas tersebut akhirnya dipindahkan ke dalam ruangan.

Kontributor: AS/DS

Baca juga:

Diskominfo Kabupaten Ngawi Perkenalkan  OpenSID Kepada Operator Desa

Diskominfo Kabupaten Ngawi Perkenalkan OpenSID Kepada Operator Desa

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ngawi mulai memperkenalkan OpenSID kepada operator desa, Rabu (3/11/21).

Kegiatan yang dilaksanakan di Comman Center Diskominfo ini dilaksanakan secara terbatas dan diikuti 7 operator desa perwakilan dari Forwebsa (Forum Operator Website Desa).

Berbeda dengan website desa dengan ngawikab.id yang saat ini masih digunakan sebagai domain resmi website desa di Kabupaten Ngawi, OpenSID tidak hanya artikel, namun lebih ditekankan pada penggunaan aplikasi pelayanan administrasi Pemerintahan Desa (surat menyurat dan lain sebagainya).

Dengan fitur yang lebih detail, OpenSID diharapakan mampu mempermudah dalam pelayanan administrasi di desa. Seiring itu pula, dalam pengaplikasiannya bagi seluruh desa di Kabupaten Ngawi memerlukan bimbingan teknis yang relatif cukup lama. Terlebih lagi aplikasi ini memerlukan database kependudukan yang lengkap, valid dan up to date.

Tidak menutup kemungkinan, hal ini membutuhkan koordinasi dan dukungan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Ngawi terkait database kependudukan tersebut.

Selanjutnya, Diskominfo sebagai pendukung teknis akan berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ngawi untuk memberikan sosialisasi dan tindak lanjut terkait launching maupun pelatihan bagi operator desa.

OpenSID adalah Sistem Informasi Desa (SID) yang sengaja dirancang supaya terbuka dan dapat dikembangkan bersama-sama oleh komunitas peduli SID.

Baca juga:

Musim Tanam I, Irigasi Waduk Pondok Tak Lagi Dialirkan

Musim Tanam I, Irigasi Waduk Pondok Tak Lagi Dialirkan

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Irigasi yang bersumber dari Waduk Pondok tak lagi dialirkan untuk masa garap lahan di musim tanam I. Hal itu terungkap melalui hasil kesepakatan pada musyawarah yang dilaksanakan di Kantor UPT Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Wilayah II, Jalan Raya Ngawi-Caruban Km. 13, Kamis (4/11/21).

Hadir dalam musyawarah tersebut, Purnomo Arief (Plt. UPT Dinas PUPR wilayah II), Sudji (Koordinator Gabungan HIPPA Pondok Tirto) beserta Sareh Miharjo (Ketua HIPPA JI Dero Kanan), Suradi (JI Dero Kiri), Subroto (JI Sambiroto) dan Kadar (JI Plesungan).

Kesepakatan tersebut diambil atas dasar berbagai pertimbangan. Diantaranya, elevasi Waduk Pondok tersisa 96,72 M dengan volume 5.530 M3. Kondisi air waduk sudah minus dari elevasi mati yang seharusnya ada di 96,80 dengan volume 536.714 M3.

Dengan demikian, petani praktis harus mencukupi kebutuhan irigasi mulai pembenihan dan penggarapan lahan secara mandiri. Baik dari sumur sawah maupun mengandalkan air hujan karena telah memasuki musim penghujan.

Baca juga:

Dinas Sosial Lakukan Validasi Data PBI Jaminan Kesehatan

Dinas Sosial Lakukan Validasi Data PBI Jaminan Kesehatan

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Dinas Sosial Kabupaten Ngawi melalui pendamping PKH melakukan validasi data PBI JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan ) di Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, Jumat (6/10/21).

Hal ini berkaitan denga Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 92/HUK/2021 tentang Pnetepan PBI JK serta surat Kepala Pusat data dan Informasi Kesejahteraan Sosial RI Nomor 1772/1.7/DI.02/9/2021 perihal verivikasi data tersebut.

Hal mendesak yang harus dilakukan validasi terkait data PBI JK adalah terdapat 45.205 jiwa peserta PBI JK yang dinonaktifkan kepesertaannya karena tidak masuk dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

Ika Eny Nursanti, pendamping PKH Desa Sambiroto mengatakan, validasi data tersebut bertujuan untuk mengetahui kondisi terkini 164 warga Sambiroto yang dinonaktifkan kepesertaannya karena non-DTKS.

Ada 164 warga yang kita lakukan verifikasi datanya by name by addres,” kata Ika.

Dari hasil verifikasi yang dilakukan bersama Pemdes Sambiroto menunjukkan ratusan warga masih layak mendapatkan PBI JK.

Setelah kita lakukan verifikasi data bersama perangkat desa setempat, terdapat 112 jiwa yang masih layak menerima dan nantinya diharapkan bisa dimasukkan dalam DTKS. Selebihnya ada warga yang sudah meninggal, pindah domisili dan tidak layak menerima karena sudah mampu. Ada juga 9 data yang tidak ditemukan keberadaannya,” jelasnya.

Baca juga: