Hasil Asesmen Kementerian Kesehatan RI, Kabupaten Ngawi di Level 2

Hasil Asesmen Kementerian Kesehatan RI, Kabupaten Ngawi di Level 2

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID– Kabupaten Ngawi ada di Level 2 berdasarkan hasil asesmen situasi Covid-19 yang dirilis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia per-12 September 2021. Kabupaten Ngawi ada pada Level yang sama dengan 19 kabupaten/kota lainnya di Jawa Timur.

Level 1: 6 kabupaten/kota

  1. Sidoarjo
  2. Pasuruan
  3. Lamongan
  4. Jember
  5. Gresik
  6. Banyuwangi

Level 2: 19 kabupaten/kota

  1. Tuban
  2. Sumenenep
  3. Situbondo
  4. Sampang
  5. Probolinggo
  6. Pamekasan
  7. Ngawi
  8. Nganjuk
  9. Malang
  10. Madiun
  11. Kota Surabaya
  12. Kota Probolinggo
  13. Kota Pasuruan
  14. Kota Kediri
  15. Kota Batu
  16. Kediri
  17. Jombang
  18. Bojonegoro
  19. Bangkalan

Level 3: 13 kabupaten/kota

  1. Tulungagung
  2. Trenggalek
  3. Ponorogo
  4. Pacitan
  5. Mojokerto
  6. Magetan
  7. Lumajang
  8. Kota Mojokerto
  9. Kota Malang
  10. Kota Madiun
  11. Kota Blitar
  12. Bondowoso
  13. Blitar

Sumber: https://vaksin.kemkes.go.id/#/sckab

Bupati Ngawi Tinjau Vaksinasi di Ponpes Modern Gontor Putri

Bupati Ngawi Tinjau Vaksinasi di Ponpes Modern Gontor Putri

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Pemerintah Kabupaten Ngawi terus melakukan upaya percepatan Herd Imunity dengan vaksinasi secara masif. Kali ini, vaksinasi dilakukan secara serentak disejumlah pondok pesantren (ponpes) di Jawa Timur bersama Kodam V Brawijaya, Sabtu (11/09/21). Vaksinasi untuk wilayah Kabupaten Ngawi dipusatkan di Ponpes Modern Gontor Putri yang ditinjau langsung Komandan Korem 081/Madiun (Inf) Waris Ari Nugroho didampingi Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono. Hadir pula dalam kegiatan, Komandan Kodim 0805 Ngawi Letkol Inf Totok Prio Kismanto, perwakilan dari Polres Ngawi dan pimpinan OPD terkait.

Melalui video konferensi Komandan Korem 081/Madiun (Inf) Waris Ari Nugroho menyampaikan laporannya kepada Panglima TNI bahwa di Kabupaten Ngawi terus melakukan vaksinasi untuk terciptanya herd immunity. Selain itu, Waris juga mengatakan dengan upaya yang dilakukan oleh jajaran Forkopimda Ngawi diharapkan bisa terus menekan upaya pertumbuhan virus Covid-19 sekaligus bisa menurunkan level PPKM ke level 1 yang saat ini sudah di level 2. Harapannya agar aktivitas warga dapat berjalan normal kembali. “Serta melakukan pola kehidupan baru yang selalu menerapkan prokes disetiap aktivitasnya,” katanya.

Peserta vaksinasi harus mengikuti skrining terlebih dahulu sebelum divaksin.

Sementara itu Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono melalui vidcon juga menyampaikan laporan kondisi terkini di Kabupaten Ngawi yang masuk ke level 2. Disampaikan Ony Anwar bahwa vaksinasi dosis 1 di Kabupaten Ngawi telah mencapai 38 persen, sedangkan dosis ke 28 persen.

Selain itu, Bupati Ngawi juga mengungkapkan bahwa BOR di empat RS rujukan di Kabupaten Ngawi mengalami penurunan, “Yang tadinya sejumlah 350 pasien sekarang tinggal 20, dan Isoter di Ngawi juga sudah kosong. Hal ini menandakan tingkat terpaparnya virus Covid-19 sudah rendah,” ujarnya.

Dengan menurunnya status level PPKM Kabupaten Ngawi dari level 3 menjadi level 2, Bupati Ngawi berharap masyarakat tidak bereuforia serta mengabaikan prokes. “Sebaliknya pemerintah akan terus melakukan upaya vaksinasi kepada masyarakat yang ditargetkan lebih dari 50 persen agar Kabupaten Ngawi bisa cepat menuju herd immunity,” tandasnya.

Sumber: Facebook Pemerintah Kabupaten Ngawi

Alami Kebocoran, Pasokan Irigasi Waduk Pondok Tersendat

Alami Kebocoran, Pasokan Irigasi Waduk Pondok Tersendat

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Waduk Pondok yang terletak di Desa Gandong, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi mengalami kerusakan akibat kebocoran pada pipa saluran irigasi. Waduk yang diresmikan oleh Menteri Penerangan Harmoko pada tahun 1996 itu memang memiliki peran vital di sektor pertanian. Waduk Pondok digunakan untuk mengairi 3.450 hektar lahan pertanian di 22 desa yang ada di empat kecamatan.

Hal itu mengakibatkan pasokan air untuk lahan pertanian menjadi tersendat. Pada kondisi normal, kapasitas air untuk irigasi dibuka 2.200 liter perdetik. Namun, pada musim tanam ketiga tahun ini terpaksa dikurangi. Berdasarkan kesepakatan petani yang tergabung dalam Gabungan HIPPA (Himpunan Petani Pemakai Air) Pondok Tirto bersama pengelola Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) akhirnya Waduk Pondok dibuka 1.700 liter perdetik.

Baca juga:

Kebocoran pipa irigasi bawah tanah Waduk Pondok di Desa Gandong, Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi.

Kalau kondisi normal seperti biasa waduk dibuka 2.200 liter perdetik pak, tapi karena ini ada kebocoran di pipa pembuangan akhirnya dikurangi jadi 1.700 liter perdetik,” ujar Marlan salah salah satu pengurus HIPPA Desa Sambiroto.

Ia menambahkan, konsekuensi dari pengurangan itu berakibat debit air untuk area persawahan warga semakin kecil dan membutuhkan waktu yang relatif lebih lama. “Ya, terpaksa. Karena kalau dibuka penuh seperti biasa pipa saluran tidak mampu, jadi dikurangi. Otomatis nanti debit airnya kecil dan sekali buka waktunya akan lebih lama. Jadi, ini dilakukan untuk pemeliharaan jangan sampai terjadi kerusakan yang lebih parah,” tuturnya saat ditemui sambiroto.ngawikab.id, Rabu (08/09/2021).

Menurutnya, ada wacana dari pengelola Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo untuk menghentikan sementara aliran Waduk Pondok pada musim tanam ketiga tahun depan. Hal itu diperlukan untuk mengoptimalkan fungsi perawatan dan pemeliharaan waduk. Selain itu, sesuai aturan distribusi air untuk pengairan minimal yang tersisa (volume ambang batas minimal) sebanyak 5 juta meter kubik.

Beberapa pekerja tampak menyiapkan plat baja untuk menambal kebocoran pada pipa irigasi Waduk Pondok di Desa Gandong, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi

Salah Satu Destinasi Wisata di Kabupaten Ngawi

Seperti diketahui, Waduk Pondok merupakan salah satu waduk andalan di Kabupaten Ngawi. Oleh Pemerintah Kabupaten Ngawi, selain digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengairan dan transportasi, Waduk Pondok juga menjadi salah satu destinasi wisata. Adapun, keunggulan yang dimiliki oleh Waduk Pondok untuk tujuan wisata adalah terdapat area pemancingan, arena motor cross, dan wisata kuliner. Ada banyak warung di sekitar yang menyajikan makanan ikan hasil tangkapan di waduk setempat. Saat hari Minggu ataupun libur, waduk tersebut banyak dikunjungi wisatawan untuk memancing ataupun menikmati panorama alam sambil mencicipi hidangan kuliner di tepian waduk.

Baca juga:

PPKM Level 3 Kabupaten Ngawi Diperpanjang, Ada Angin Segar Untuk Seniman

PPKM Level 3 Kabupaten Ngawi Diperpanjang, Ada Angin Segar Untuk Seniman

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono memutuskan memperpanjang PPKM Level 3 mulai 7-13 September 2021. Keputusan tersebut tertuang dalam SE (Surat Edaran) Bupati Ngawi Nomor 065/09.22/404.011/2021 tanggal 7 September 2021.

Adapun yang menjadi dasar penerapan PPKM Level 3 di Kabupaten Ngawi adalah Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Bagi seniman dan warga yang berniat menggelar hajatan pernikahan ada angin segar seiring diterbitkannya surat edaran ini. Dalam SE tersebut tercantum bahwa pada pelaksanaan resepsi pernikahan dapat diadakan dengan maksimal 20 (dua puluh) undangan. Namun pihak yang menggelar resepsi pernikahan harus menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dan tidak diperkenankan makan ditempat.

Kegiatan hiburan mulai ada pelonggaran dan sudah diperbolehkan, akan tetapi hanya pada saat resepsi temu pengantin, sedangkan tamu undangan tidak diperbolehkan menyumbang lagu dan berjoget.

Berita sebelumnya:

2021-09-07-SE-BUPATI-PPKM-LEVEL-3

Pemilik acara resepsi pernikahan menunjuk tim yang bertanggungjawab terhadap penerapan protokol kesehatan selama acara berlangsung. Koordinator tim yang dimaksud agar segera melapor dan memberitahukan pelaksanaan acara tersebut kepada Ketua Posko PPKM
Tingkat Desa minimal 3 (tiga) hari sebelum acara dilaksanakan.

Screenshot SE Bupati Ngawi Nomor 065/09.22/404.011/2021 tentang PPKM Level 3 Covid-19 di Kabupaten Ngawi


Sementara itu, hal serupa tidak didapati pada pertunjukan seni di tempat umum. Pertunjukan seni di tempat umum yang dapat menimbulkan kerumunan tidak diperkenankan dilaksanakan sebagaimana tercantum dalam poin p SE tersebut.

Baca juga:

Terima Bupati Ngawi, Ketua MPR RI Dukung Pembangunan Sirkuit Balap

Terima Bupati Ngawi, Ketua MPR RI Dukung Pembangunan Sirkuit Balap

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendukung rencana pembangunan Sirkuit Balap di Kabupaten Ngawi Jawa Timur, yang digagas Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.

Terletak di paling barat provinsi Jawa Timur, menjadikan Kabupaten Ngawi sangat strategis, karena juga sangat mudah diakses melalui Surakarta, Jawa Tengah. Sehingga selain memajukan kegiatan balap di Ngawi dan berbagai daerah Jawa Timur, kehadiran Sirkuit Balap tersebut juga turut memajukan kegiatan balap di Surakarta dan daerah lainnya di Jawa Tengah,” ujar Bamsoet usai menerima Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, di Jakarta, Jumat (3/9/21).

Sirkuit dengan lintasan beraspal tersebut rencananya dibangun di atas lahan seluas 30 hektar, bisa digunakan untuk balap motor dan mobil sekaligus menjadi sport automotive tourism di Kabupaten Ngawi dan daerah sekitar lainnya.

Dilansir dari situs merdeka.com, pria yang juga menjabat Ketua Umum Ikatan motor Indonesia (IMI) ini menjelaskan, industri balap Indonesia memiliki potensi sebagai salah satu sektor yang memberikan sumbangan terbesar bagi pendapatan asli daerah, sekaligus membantu pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19.

Melalui berbagai event kejuaraan yang digelar di sirkuit, bisa memberikan multiplier effect economy dalam menggerakkan berbagai sektor ekonomi rakyat.

Dari mulai UMKM yang menyiapkan souvenir dan kerajinan tangan, hingga hotel yang menyediakan penginapan. Sekaligus juga menjadi pendorong agar lebih banyak lagi wisatawan yang berkunjung dan menikmati berbagai keindahan alam Kabupaten Ngawi,” jelas Bamsoet.

Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menambahkan, kegiatan industri balap Indonesia ke depannya akan semakin meriah. Terlihat dari banyaknya kepercayaan internasional terhadap Indonesia menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan balap bergengsi dunia.

Antara lain, FIM World Superbike Championship 2021 di Sirkuit Internasional Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Kejuaraan Dunia Motocross MXGP 2021 di Borobudur, Jawa Tengah dan di Jembrana, Bali, hingga MotoGP World Championship 2022 di Sirkuit Internasional Mandalika. Terbaru, Indonesia juga akan menyelenggarakan MiniGP Indonesia Series sebagai bagian dari keikutsertaan dalam FIM Mini GP World Series 2022.

Bupati Ngawi menyerahkan cinderamata berupa piala yang berbentuk replika Tugu Kartonyono, Jumat (03/09/2021)

“Dukungan dari daerah sangat diperlukan agar Indonesia bisa semakin dipercaya internasional menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan bergengsi dunia. Semakin banyak daerah yang memiliki sirkuit, semakin baik bagi perkembangan industri balap Tanah Air,” pungkas Bamsoet.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono sempat menyerahkan cinderamata mata berupa sebuah piala berbentuk ikonik Kabupaten Ngawi yaitu Tugu Kartonyono.

Selain Astra Zeneca, UPT Puskesmas Padas Siapkan Sinopharm Saat Vaksinasi di Sambiroto

Selain Astra Zeneca, UPT Puskesmas Padas Siapkan Sinopharm Saat Vaksinasi di Sambiroto

SAMBIROTO.NGAWIKAB.ID- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Padas melaksanakan vaksinasi dosis kedua di Kantor Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Selasa (31/08/2021). Vaksin yang digunakan pada dosis kedua kali ini adalah jenis Astra Zeneca.

Selain Astra Zeneca, vaksin jenis Sinopharm juga disiapkan oleh Puskesmas Padas. Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala UPT Puskesmas Padas, dr. Zain Ratna Priyanto.

“Hari ini, kita kan ada 300. Itu untuk yang vaksin kedua Astra Zeneca ada 230, vaksin kesatu ada 45. Terus yang 40 itu Sinopharm untuk keluarga disabilitas,” ungkap Zain.

Ia menambahkan, vaksin jenis sinopharm digunakan pada penyandang disabilitas dan ODGJ (orang dengan gangguan jiwa). Menurutnya, jika dilihat dari fungsinya sinopharm adalah perpaduan dari Sinovac dan Astra Zeneca.

“Sinopharm itu termasuk bagus itu. Sinopharm itu perpaduan antara Astra Zeneca dan Sinovac. Bagusnya kaya Astra Zeneca tapi efek sampingnya kaya Sinovac, adaptasinya jadi lebih tinggi lah dari Sinovac,” tambahnya.

Meskipun namanya terdengar mirip dengan Sinovac, tapi kedua jenis vaksin ini memiliki perbedaan. Dilansir dari kompas.com, vaksin jenis Sinopharm memiliki efikasi yang lebih tinggi dari sinovac. Vaksin sinopharm menunjukkan bahwa 2 dosis vaksin memiliki efikasi 79 persen dalam melawan simptomatik Covid-19. Antibodi ini terbentuk 14 hari setelah dosis vaksin kedua. Sedangkan di Indonesia, efikasi vaksin Sinovac 65,3 persen.

Efikasi adalah tingkat kemanjuran atau kemampuan vaksin dalam memberikan manfaat bagi individu yang divaksinasi.

Baca juga: